BEDAH KASUS

Rabu, 18 Maret 2026

Gelar Simulasi Alur Kunjungan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung Awasi Langsung dan Pastikan Pelayanan Prima


Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung 

Menindaklanjuti instruksi kesiapan menyambut momen krusial hari raya, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung tidak sekadar mematangkan rencana di dalam ruang rapat. Pada Selasa, 17 Maret, seluruh jajaran petugas terjun langsung menggelar simulasi tata alur layanan kunjungan secara komprehensif, mulai dari area pendaftaran hingga ruang tatap muka.


Langkah taktis uji coba ini diawasi secara langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, beserta jajaran pejabat struktural. Pengawasan melekat ini bertujuan untuk mengukur secara pasti sejauh mana kesiapan personel di lapangan, mengestimasi kelancaran waktu antrean, serta memetakan dan mengantisipasi potensi kendala saat lonjakan kedatangan keluarga warga binaan benar benar terjadi nanti.


Setiap tahapan diperagakan dengan sangat mendetail seolah olah pada hari kejadian sesungguhnya. Proses simulasi mencakup alur kedatangan pengunjung, pemeriksaan kelengkapan berkas administrasi, ketelitian penggeledahan barang bawaan maupun badan, hingga manajemen alur keluar masuk agar tidak terjadi penumpukan di ruang pertemuan.


"Simulasi pada hari ini adalah uji coba riil untuk memastikan seluruh skenario pengamanan dan pelayanan yang telah kita susun dapat dieksekusi dengan sempurna. Saya menegaskan kepada seluruh jajaran bahwa keamanan memang syarat mutlak, namun kualitas pelayanan prima kepada keluarga warga binaan adalah prioritas yang tidak boleh dikesampingkan. Kita wajib menyambut kehadiran masyarakat dengan sigap, informatif, dan sangat humanis," tegas Ike Rahmawati memberikan instruksi di tengah jalannya simulasi alur tersebut.


Melalui uji coba lapangan yang terukur dan terencana ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung memberikan jaminan kesiapan yang matang. Evaluasi dari simulasi ini akan menjadi bekal berharga agar seluruh petugas semakin tanggap, sehingga layanan kunjungan ke depannya dapat berjalan dengan sangat tertib, aman, dan menghadirkan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #LayananKunjungan #SimulasiKunjungan #PelayananPrima #BandarLampung

Pengamanan Tak Kenal Cuti Bersama, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung Pimpin Deteksi Dini Jelang Idul Fitri


Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung 

Penetapan hari Rabu, 18 Maret sebagai hari libur cuti bersama secara nasional umumnya dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk sejenak melepaskan penat dari rutinitas. Namun, pemandangan kontras yang penuh dedikasi justru terlihat jelas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Bagi jajaran petugas, hari libur sama sekali bukanlah alasan untuk mengendurkan kewaspadaan, terlebih ketika momen perayaan Hari Raya Idul Fitri sudah semakin dekat di depan mata.


Membuktikan bahwa sistem pengamanan institusi tidak pernah mengenal istilah cuti bersama, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, turun langsung memimpin jalannya operasi deteksi dini didampingi Tim Satopspatnal. Kehadiran pucuk pimpinan di tengah hari libur ini sukses memompa semangat seluruh jajaran pengamanan yang tengah bertugas untuk melakukan penyisiran menyeluruh di area area vital dan blok hunian warga binaan.


Langkah preventif yang tegas ini dieksekusi secara terukur guna memastikan tidak ada satu pun celah potensi gangguan keamanan yang luput dari pantauan. Inspeksi mendetail di bulan suci Ramadhan ini bertujuan ganda, yakni menjaga stabilitas ketertiban dari dalam secara mutlak, sekaligus memastikan para warga binaan dapat terus menjalankan ibadah puasanya dengan rasa aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.


"Hari ini masyarakat memang sedang menikmati cuti bersama, tetapi urusan keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan tidak pernah mengenal kata libur. Kami dituntut untuk senantiasa bersiaga penuh, apalagi dinamika menjelang perayaan Idul Fitri selalu membutuhkan atensi pengawasan yang jauh lebih ekstra. Kehadiran kami di lapangan hari ini adalah wujud tanggung jawab mutlak untuk menjamin lingkungan pembinaan tetap solid, aman, dan sepenuhnya terkendali," tutur Ike Rahmawati memberikan penegasan kuat di sela sela kegiatan inspeksi tersebut.


Dedikasi pengamanan tanpa jeda di hari libur ini menjadi cerminan integritas tingkat tinggi dari seluruh jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Melalui pengawasan melekat yang terus berdenyut ini, institusi memberikan jaminan kepastian bahwa ketertiban akan senantiasa terjaga dengan sangat baik demi menyambut datangnya hari kemenangan yang tinggal menghitung hari.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #PengamananLapas #DeteksiDini #CutiBersama #JelangIdulFitri #BandarLampung

Selasa, 17 Maret 2026

Jelang Idul Fitri 1447 H, RSUD Arifin Achmad Pastikan Pelayanan Tetap Optimal


Bedah Kasus My.Id| PEKANBARU 

Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama masa libur dan cuti bersama Lebaran.



Direktur Utama RSUD Arifin Achmad, drg. Yusi Prastiningsih, MM, yang baru dilantik oleh Plt Gubernur Provinsi Riau SF Hariyanto pada 5 Februari 2026, menggantikan drg. Wan Fajriatul Mamnunah, melalui Hukum, Humas dan Kemitraan (HHK) Irham, SH, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan selama momen Lebaran.



Irham menjelaskan, RSUD Arifin Achmad tetap membuka layanan penting, terutama Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam. Selain itu, beberapa poli yang dinilai krusial seperti poli anak dan poli kebidanan juga tetap beroperasi, serta beberapa poli lain sesuai kebutuhan pelayanan masyarakat.


“Hal ini dilakukan agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun dalam masa libur dan cuti bersama Idul Fitri,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).


Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal, manajemen rumah sakit juga memberlakukan sistem jadwal piket bagi tenaga medis maupun non-medis, sehingga seluruh unit layanan tetap dapat beroperasi secara maksimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pasien.


Sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Riau, RSUD Arifin Achmad memiliki berbagai fasilitas dan layanan unggulan yang mendukung pelayanan kesehatan komprehensif. Di antaranya Instalasi Kanker Terpadu, pusat layanan jantung dengan fasilitas echo cardiografi, treadmill, hingga holter monitoring.


Selain itu, tersedia pula pelayanan ibu dan anak terpadu yang mencakup NICU, PICU, ICU, dan HCU, serta layanan bedah yang didukung tenaga spesialis, termasuk bedah saraf dan anestesi. Fasilitas diagnostik modern, layanan rehabilitasi medik, serta IGD 24 jam juga menjadi bagian dari kekuatan layanan rumah sakit ini.



RSUD Arifin Achmad juga didukung oleh tenaga dokter spesialis lengkap, seperti penyakit dalam, bedah, obstetri dan ginekologi, serta anestesi yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.



Ke depan, di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang baru, RSUD Arifin Achmad juga berencana menghadirkan inovasi berupa pembukaan Poli Eksekutif. Layanan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan pelayanan rawat jalan yang lebih cepat, nyaman, dan komprehensif, didukung tenaga medis profesional serta fasilitas modern.


“Insyaallah, kehadiran Poli Eksekutif ini nantinya akan menjadi salah satu langkah peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Provinsi Riau,” tutup Irham.


Liputan ST

Gudang BBM Subsidi milik Frans Gultom di Pekanbaru bebas Beroperasi Polsek setempat tutup mata,di duga ada aliran tutup mata ke APH.kinerja Kapolsek bina Widya di pertanyakan


Bedah Kasus My.Id| Pekanbaru 

Aktivitas sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi milik Frans Gultom di Jalan Melati, Kecamatan Bina Widya, Kota Pekanbaru, semakin menjadi sorotan publik.


Berdasarkan pantauan di lapangan, mobil tangki berwarna biru putih kerap terlihat keluar masuk dari lokasi gudang tersebut. Aktivitas ini menimbulkan kecurigaan masyarakat terkait dugaan distribusi BBM subsidi secara ilegal dalam jumlah besar.


Warga sekitar mengaku resah dan mempertanyakan keberadaan gudang yang dinilai beroperasi tanpa pengawasan yang jelas. Bahkan, sejumlah pihak menilai aparat penegak hukum terkesan tutup mata terhadap aktivitas yang berlangsung.

“Kami heran, aktivitas seperti ini seolah dibiarkan saja. Padahal sudah lama berlangsung dan cukup mencolok,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.


Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan penindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran. Pasalnya, penyalahgunaan BBM subsidi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga masyarakat kecil yang berhak mendapatkan.


BBM subsidi merupakan komoditas strategis yang pendistribusiannya diawasi ketat oleh pemerintah. Setiap bentuk penyimpangan dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun aparat berwenang. Publik mendesak adanya transparansi dan tindakan nyata guna memastikan penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya.


(Tim Redaksi)

Abdul Khadafi Pane Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPC Hanura Binjai, Targetkan Satu Dapil Satu Kursi


 

Bedah Kasus.my.id-BINJAI 

 Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Binjai menetapkan Abdul Khadafi Pane sebagai ketua DPC secara aklamasi. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus dirangkai dengan agenda buka puasa bersama serta santunan kepada anak yatim dan kaum duafa.


Muscab yang dipimpin oleh panitia pelaksana Alan Pane ini dihadiri oleh kader partai, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan penting, di antaranya Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat Provinsi Sumatra Utara El Adrian Shah, Ketua Hanura Kabupaten Langkat Abd Rasyidin Pane, serta perwakilan Laskar Muda Hanura dan Brigade Hanura Provinsi Sumatera Utara.


Penetapan ketua secara aklamasi ini mencerminkan soliditas internal partai dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan di Kota Binjai.


Dalam sambutannya, Abdul Khadafi Pane menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi partai serta meningkatkan perolehan kursi di legislatif. Ia menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) di lima kecamatan di Kota Binjai dapat menyumbang minimal satu kursi.


“Kami menargetkan satu dapil satu kursi di lima kecamatan. Ini menjadi fokus utama kami ke depan melalui penguatan struktur dan kerja nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.


Selain agenda utama pemilihan ketua, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian sebanyak 500 paket santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian Partai Hanura terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.


Sementara itu, Ketua Panitia Alan Pane menyebut bahwa pelaksanaan Muscab yang dirangkai dengan kegiatan sosial merupakan bagian dari upaya menghadirkan politik yang lebih humanis dan dekat dengan rakyat.


“Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan politik tidak hanya sebatas agenda internal, tetapi juga harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.


Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan, yang semakin mempererat hubungan antar kader dan masyarakat yang hadir.

Abdul Khadafi Pane Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPC Hanura Binjai, Targetkan Satu Dapil Satu Kursi


Bedah Kasus My Id| BINJAI 

Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Binjai menetapkan Abdul Khadafi Pane sebagai ketua DPC secara aklamasi. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus dirangkai dengan agenda buka puasa bersama serta santunan kepada anak yatim dan kaum duafa.


Muscab yang dipimpin oleh panitia pelaksana Alan Pane ini dihadiri oleh kader partai, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan penting, di antaranya Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat Provinsi Riau El Adrian Shah, Ketua Hanura Kabupaten Langkat Abd Rasyidin Pane, serta perwakilan Laskar Muda Hanura dan Brigade Hanura Provinsi Sumatera Utara.


Penetapan ketua secara aklamasi ini mencerminkan soliditas internal partai dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan di Kota Binjai.


Dalam sambutannya, Abdul Khadafi Pane menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi partai serta meningkatkan perolehan kursi di legislatif. Ia menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) di lima kecamatan di Kota Binjai dapat menyumbang minimal satu kursi.


“Kami menargetkan satu dapil satu kursi di lima kecamatan. Ini menjadi fokus utama kami ke depan melalui penguatan struktur dan kerja nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.


Selain agenda utama pemilihan ketua, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian sebanyak 500 paket santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian Partai Hanura terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.


Sementara itu, Ketua Panitia Alan Pane menyebut bahwa pelaksanaan Muscab yang dirangkai dengan kegiatan sosial merupakan bagian dari upaya menghadirkan politik yang lebih humanis dan dekat dengan rakyat.


“Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan politik tidak hanya sebatas agenda internal, tetapi juga harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.


Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan, yang semakin mempererat hubungan antar kader dan masyarakat yang hadir.

AROGANSI bupati Pelalawan Dan Temuan Bendera Merah Putih Terbuang di Tong Sampah, Bupati Pelalawan Sekaligus Ketua PDIP Riau Ini Sengaja Biarkan Anggotanya Berkelahi Dengan Wartawan.


Bedah Kasus My.Id| PEKANBARU

Lagi-lagi Bupati Pelalawan sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, H Zukri alias Zukri Misran mempertontonkan kehebatannya dalam menghadapi para Wartawan di Kota Pangkalankerinci.


Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (9/2/2026) silam, sekira pukul 14.40 WIB, di Kompleks Perkantoran Bupati Pelalawan, di Kota dan atau Kelurahan Pangkalankerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.


Pada saat itu, dua orang Wartawan langsung melakukan Konfirmasi terhadap temuan tersebut, dimana ditemukan banyak Tumpukan Ornamen Bendera Merah Putih, seperti Umbul-Umbul dan sejenisnya. Kendati kondisi Ornamen Merah Putih yang dimaksud dalam keadaan tidak rusak, namun terbuang di Tong Sampah, di Kawasan Kompleks Pemerintahan Daerah setempat.


Soal Temuan Bendera Merah Putih Terbuang di Tong Sampah, Bupati Pelalawan Sekaligus Ketua PDIP Riau Ini Sengaja Biarkan Anggotanya Berkelahi Dengan Wartawan.


Dimintai Komentarnya, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau hanya mengatakan, bahwa seandainya temuan itu benar adanya, maka bukan hanya sekedar faktor Kelalaian saja, tetapi justru Bupati Pelalawan itu turut serta dalam Melakukan Penghinaan Terhadap Simbol Negara.


“Dari dulu Karakter Budak satu tu memang Spele melihat semua orang, terutama bagi para kalangan Wartawan. Zukri punya jejak Rekam yang kurang baik dengan para Insan Pers. Seharusnya ketika kedua Wartawan itu menghubungi beliau, soal temuan Ornamen Merah Putih yang tertumpuk dan terbuang sia-sia, Respek dong! Kalau beliau pada saat itu terlalu sibuk, kan bisa diutus dari pihak ASN Pemkab Pelalawan. Itu Simbol Negara Lho, kok tertumpuk dan terbuang kayak sampah? Jangan hanya karena sudah kalian bersihkan, Lantas semuanya bisa dianggap wajar!” kesal Larshen Yunus.


Bertempat di salah satu bilangan Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Administratif Jakarta Selatan (Jaksel), hari ini Senin (9/3/2026) Ketua DPD KNPI Provinsi Riau itu tegaskan, bahwa Peristiwa seperti itu mesti dijadikan Atensi bersama, betapa Brutalnya seorang Kepala Daerah sekaligus Ketua Partai Politik yang menganggap Spele Simbol-Simbol Negara seperti itu, Tertumpuk dan Terbuang seperti tidak ada harganya lagi.


“Bahkan yang lebih mengherankan, Bupati Zukri terkesan melakukan pembiaran terhadap Staf dan atau Ajudannya yang justru Mengajak kedua Wartawan itu Duel Berkelahi, hanya karena ingin Mempertanyakan Sikap dari Bupati Zukri soal Temuan seperti itu. Kok Ngeri kali Watak asli Bang Zukri ini? bawahannya jelas-jelas telah melakukan kesalahan, dengan Mengancam dan Mengajak kedua Wartawan itu Baku Hantam, yakni pada hari Selasa (24/2/2026) tetapi sampai saat ini, Bupati sekaligus Ketua Parpol Nasionalis itu sepertinya Spele dan tidak menganggap kerja-kerja Jurnalistik dari Perusahaan Pers tersebut, Wallahuallam Bissawab” tutur Ketua KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus.


Terakhir, hingga berita ini diterbitkan Ketua KNPI Riau Larshen Yunus berencana akan Menyurati Institusi terkait, berdasarkan Barang Bukti (BB) Permulaan.


“Kok bisa-bisanya Simbol Negara di Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah tertumpuk dan terbuang sia-sia. Jangan hanya karena sudah di bersihkan, Lantas Bupati Zukri merasa paling benar. Lagi-lagi saya tegaskan, Permasalahan seperti itu jangan dianggap Spele” akhir Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, sekaligus yang menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Rakyat Prabowo Gibran.


Terpisah, media ini mencoba menghubungi H Zukri SM MM alias Zukri Misran, Bupati Pelalawan sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, sebagai upaya dalam menjalankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-Undang Pers, namun sambungan WhatsApp dalam keadaan memanggil alias non aktif. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done