BEDAH KASUS

Kamis, 23 April 2026

Sinergi Membangun Negeri: Bupati Rohil H. Bistamam Hadir Pelantikan Ketua TP PKK dan Kukuhkan Dekranasda Serta Bunda PAUD Rokan Hilir


Bedah kasus My.Id| BAGANSIAPIAPI 

Momentum penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah secara resmi dilantik dan dikukuhkan pada Kamis (23/4/2026). Bertempat di Gedung Misran Rais, Jalan Gedung Nasional, Bagansiapiapi, dilaksanakan prosesi Pelantikan dan Pengukuhan Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, sekaligus Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hilir.


Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Riau, Dra. Hj. Adrias Hariyanto, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Wakil Bupati Jhony Charles, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal, unsur Forkopimda, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta pengurus organisasi wanita se-Kabupaten Rokan Hilir.


Dalam sambutannya, Bupati Rohil H. Bistamam menegaskan bahwa PKK memiliki peran vital yang menyentuh unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.


"PKK bukan organisasi pelengkap, melainkan mitra strategis pemerintah yang gerakannya nyata sampai ke Dasawisma, ke dapur, bahkan sampai ke meja makan keluarga. Dari PKK-lah lahir keluarga sehat dan anak yang cerdas," ujar H. Bistamam.


Bupati menitipkan empat pesan utama (instruksi) kepada Ketua TP PKK yang baru dilantik:


1. Turun ke Bawah : Memastikan program menyentuh level Dasawisma.

2. Fokus Prioritas : Menjadi motor penggerak dalam menangani stunting, kemiskinan ekstrem, pernikahan dini, dan pengelolaan sampah.

3. Kolaborasi Lintas OPD : Bersinergi dengan Dinas Kesehatan, Pendidikan, Koperasi, dan Kominfo.

4. Menjadi Teladan : Menampilkan profil keluarga tangguh yang melek informasi dan media sosial.


Terkait Dekranasda, Bupati berharap organisasi ini menjadi mesin penggerak ekonomi baru. Beliau menginstruksikan seluruh OPD untuk mendukung penuh produk lokal, seperti menjadikan kerajinan lokal sebagai suvenir wajib dalam setiap acara pemerintah dan memasukkan kurikulum kerajinan dalam muatan lokal di sekolah.


Menyinggung pengukuhan Bunda PAUD, H. Bistamam menekankan pentingnya periode usia 0-6 tahun sebagai masa emas (golden age). "PAUD bukan tempat penitipan anak, tapi tempat menanam karakter dan fondasi otak. Tidak boleh ada anak di Rokan Hilir yang kehilangan masa emasnya," tegasnya.


Ketua TP PKK Provinsi Riau, Dra. Hj. Adrias Hariyanto, dalam arahannya menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah amanah besar untuk menggerakkan partisipasi masyarakat.


"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Sebagai Ketua TP PKK dan Dekranasda, Ibu mengemban tanggung jawab strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan mendorong daya saing produk unggulan daerah hingga tingkat internasional," tutur Hj. Adrias.


Beliau juga menekankan pentingnya inovasi dan sinergi agar amanah ini menjadi ladang pengabdian yang nyata bagi kemajuan Kabupaten Rokan Hilir.


Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan sesi foto bersama yang memperlihatkan sinergi kuat antar instansi di Negeri Seribu Kubah tersebut.

Rabu, 22 April 2026

Beri Kepastian Layanan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Sosialisasikan Aturan Remisi Secara Transparan kepada Warga Binaan


Bedah kasus My.Id| Bandar Lampung 

Komitmen untuk memberikan pelayanan yang berkeadilan dan transparan terus dibuktikan secara nyata. Pada Kamis, 23 April 2026, jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi aturan remisi secara tatap muka langsung kepada para warga binaan.


Langkah proaktif ini diinisiasi melalui Kepala Seksi Registrasi, Heri Wijaya, yang turun langsung ke lapangan untuk memberikan arahan dan edukasi terperinci. Dalam kesempatan tersebut, para warga binaan diberikan pemahaman menyeluruh mengenai syarat administrasi, kelakuan baik, hingga prosedur teknis yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pengurangan masa hukuman. Interaksi langsung ini menjadi wadah penting untuk memastikan informasi yang diterima benar benar akurat dan tidak menimbulkan kebingungan di kalangan penghuni.


Kepala Bidang Pembinaan, Gatot Suariyoko, yang turut memastikan jalannya kegiatan edukasi tersebut, memberikan penekanan khusus bahwa institusi sangat menjunjung tinggi keterbukaan informasi publik. Keterbukaan ini adalah janji layanan mutlak untuk mencegah miskomunikasi dan memastikan setiap warga binaan memahami status serta hak hak progresif yang mereka miliki.


"Transparansi terkait pemenuhan hak warga binaan akan selalu kami berikan dan jamin sepenuhnya kepada mereka tanpa ada yang ditutupi, apalagi jika sudah menyangkut hak krusial seperti pemberian remisi maupun hak pembebasan bersyarat. Semuanya pasti kami penuhi selama syarat dan tata tertib ditaati," tutup Gatot Suariyoko.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #SosialisasiRemisi #TransparansiLayanan #PembebasanBersyarat #BandarLampung

Diduga oknum Pegawai Dishub Kampar Lakukan Perbuatan Tak Bermoral Pada Istri YF


Bedah kasus My.Id| KAMPAR

Entah apa yang ada dibenak pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar ini.Seorang aparatur negara yang seharusnya menjaga Marwah dan kesopanan malah dengan lancang melakukan tindakan tindakan yang tak bermoral.Arif Rahman secara nyata merayu,melakukan tindakan tidak senonoh serta merusak rumah tangga dari pasangan YF dan DS.Percakapan mesra dan vidio tak senonoh sering dilakukan oleh Arif Rahman bersama DS.


Apa yang dilakukan oleh Arif Rahman tidak hanya mencoreng muka dia sendiri,tapi juga mencoreng muka tempat dia bekerja di Dishub Kampar dan Pemkab Kampar secara umumnya.Negeri serambi Mekah dan budaya melayu bagai dinodai oleh prilaku tak bermoralnya.Arif Rahman mungkin juga lupa bahwa dalam PP No.94 tahun 2021 perselingkuhan dan perbuatan asusila bisa diancam disiplin berat berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.


Nafsu sesaat Arif Rahman telah mengoyak harga diri dan hati suami DS.Istri yang dicintai dan disayangi selama ini telah dirayu oleh gombalan maut Arif Rahman.Bahkan tanpa sedikit pun malu,Arif Rahman dengan bangga mempertontonkan pusaka miliknya kepada DS.Belum lagi percakapan mesra dan janji janji manis serta tanpa izin membonceng DS dalam pelukan mesra melawan dinginnya malam.Bukti bukti prilaku itu kini telah dikantong YF dan telah melayangkan laporan resmi pada Pemkab Kampar.Saat ini YF sedang menunggu respon tegas dari Bupati selaku pimpinan tertinggi.


Kesedihan dan kekecewaan ini diungkapkan langsung oleh YF pada awak media yang ditemuinya.Suami DS ini berharap dirinya memperoleh keadilan dari Pemkab Kampar.


"Suami mana yang Takan bersedih melihat istrinya berselingkuh dengan pria lain.Istri yang dicintai dan diperjuangkan dengan membanting tulang tanpa lelah agar terpenuhi semua kebutuhannya.Perselingkuhan ini bukan cuma perselingkuhan melalui kata kata tapi juga perbuatan langsung.Begitu banyak percakapan vulgar dan mesra yang ditemukan dalam HP DS.Belum lagi vidio vidio yang tak senonoh juga dikirim oleh Arif Rahman pada istri saya.Dengan bangga dan tanpa malu Arif Rahman memperlihatkan badannya yang tak berbusana sehelai benangpun pada istri saya, Ujar YF


"Selain perselingkuhan melalui HP,DS juga kerap berhubungan diluar rumah.Bahkan mereka berdua pernah tertangkap tangan di lampu merah jalan SM.Amin Tabek Gadang.Bak pasangan baru nikah,mereka begitu mesra berpelukan.Kejadian ini dilihat langsung oleh saya bersama keluarga yang ikut mencari DS.Saat itu pun sempat terjadi cekcok antara saya,DS dan Arif Rahman.Kejadian seperti ini bukan pertama kali tapi telah berulang." Arif Rahman 


Selaku suami tentu begitu besar kekecewaan yang mesti ditanggung oleh YF.Dirinya merasa bahwa apa yang terjadi adalah perbuatan yang tak pantas dan akan memberikan preseden buruk pada Pemkab Kampar.Untuk itu DF berharap Pemkab Kampar mau menindaklanjuti laporannya dan memberikan keadilan pada dirinya.


"Saat ini saya telah membuat laporan resmi pada Pemkab Kampar bersama bukti bukti yang saya miliki,termasuk bukti chat,foto dan video yang saya miliki.Saya sangat berharap agar Pemkab Kampar mampu memberikan keadilan bagi saya.Jika ini dibiarkan maka akan banyak Arif Rahman - Arif Rahman lainnya yang akan lahir untuk merusak rumah tangga orang.Apakah Pemkab Kampar mau preseden buruk ini ada dimasyarakat,"lanjut YF


"Sebagai aparatur negara seharusnya mampu menjaga sikap dan moral.Apalagi hal ini telah diatur tegas oleh PP No. 49 tahun 2021 dan PP No. 40 tahun 2009.Pemkab tak bisa tinggal diam atas semua ini.Arif Rahman telah mempermalukan masyarakat negeri serambi Mekah dan adat istiadat Melayu.Arif Rahman merupakan seorang aparat bejat yang tak pantas diberi maaf.Hukuman setimpal sesuai aturan pemerintah harus segera diberikan agar bisa menjadi contoh bagi yang lain dimasa depan,"pungkas YF

Percepat Pembangunan, Satgas TMMD wilayah Kodim Bengkalis Dikerahkan Maksimal


Bedah kasus My.Id| PINGGIR 

Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD) ke-128 wilayah Kodim 0303 Bengkalis, Letkol. Inf. Haris Nur Priatno diwakili Pasiter Kapten Inf. Erli kerahkan Satgas TMMD memulai kegiatan di pelosok desa sebagai upaya percepatan progres pembangunan, Kamis (23/4).


Pengerahan pasukan tersebut didahului dengan pengarahan singkat yang mewajibkan setiap prajurit dapat memaksimalkan kinerja dan berkolaborasi dengan masyarakat untuk selalu bergotong royong, produktif serta mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan sepanjang pekerjaan.


"Mari kita sukseskan pelaksanaan TMMD ke-128 tahun 2026 ini dengan mengedepankan kerja sama dengan masyarakat, bekerja produktif, aman dan selamat," kata Pasiter.


"Jangan lupa, awali seriap pekerjaan dengan amalan baik dan doa yang tulus, agar setiap yang kita lakukan diijabah oleh Allah dan senantiasa diberi kelancaran, cuaca yang cerah serta keselamatan yang prima. Mari berjuang demi kemajuan pembangunan Negeri yang dimulai dari pelosok desa," tegasnya memesankan. (Red)

KRISIS KEPERCAYAAN PUBLIK: WAKIL BUPATI JHONY CHARLES MENJADI SOROTAN : SPANDUK TERBENTANG LEBAR


Bedah kasus My.Id| Rokan Hilir 

Ruang publik di Kabupaten Rokan Hilir tengah diwarnai gejala yang tidak bisa dipandang remeh: menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap wakil Kepala daerah. Hal ini tergambar jelas dari kemunculan spanduk bernada protes yang terbentang di halaman Kantor Bupati, sebuah simbol ekspresi kolektif atas akumulasi kekecewaan yang kian menguat.


Spanduk tersebut bukan sekadar tulisan biasa, melainkan representasi kritik sosial yang mengarah langsung pada peran dan sikap Wakil Bupati Rokan Hilir. Sejumlah elemen masyarakat menilai, telah terjadi deviasi dalam praktik kepemimpinan—dari yang seharusnya berorientasi pada penyelesaian masalah publik, menjadi cenderung reaktif dan tidak substantif.


Sorotan tajam mengarah pada aktivitas Wakil Bupati, Jhonny Charles, yang dalam beberapa hari terakhir lebih banyak mengekspresikan dinamika internal melalui media sosial. Dalam perspektif publik, tindakan tersebut dinilai tidak mencerminkan etika kepemimpinan yang matang. Alih-alih menghadirkan solusi konkret, komunikasi yang dibangun justru terkesan personal, emosional, dan minim orientasi kebijakan.


Fenomena ini memperkuat persepsi bahwa terdapat ketidaksinkronan antara ekspektasi masyarakat dan respons pemangku kebijakan. Di tengah kompleksitas persoalan daerah, publik mengharapkan hadirnya kepemimpinan yang berbasis data, keputusan strategis, serta langkah nyata—bukan sekadar narasi yang beredar di ruang digital.


Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada penggunaan fasilitas dan simbol kemewahan di lingkungan pemerintahan. Kemunculan kendaraan dinas jenis Toyota Alphard berpelat BM 2 P di area Kantor Bupati memicu pertanyaan serius terkait sensitivitas sosial pejabat daerah. Dalam kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih, penggunaan atribut kemewahan oleh pejabat publik menjadi ironi yang sulit diterima secara rasional.


Kritik yang berkembang tidak berdiri di ruang hampa. Ia lahir dari kesadaran bahwa jabatan publik adalah mandat konstitusional yang dibiayai oleh uang rakyat. Oleh karena itu, setiap tindakan pejabat seharusnya mencerminkan akuntabilitas, empati sosial, serta komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Masyarakat Rokan Hilir tidak menuntut retorika. Mereka menuntut kehadiran Daerah dalam bentuk kebijakan yang solutif, tindakan yang terukur, dan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil. Ketika ruang komunikasi publik dipenuhi oleh keluhan tanpa solusi, maka yang terjadi adalah erosi legitimasi.


Kini, sorotan tertuju pada bagaimana Wakil Bupati merespons kritik yang berkembang. Apakah akan tetap berada dalam pola komunikasi yang reaktif, atau bertransformasi menuju kepemimpinan yang lebih substansial, rasional, dan berorientasi pada kepentingan publik.


Karena pada akhirnya, legitimasi kekuasaan tidak dibangun dari citra, melainkan dari kepercayaan—dan kepercayaan hanya lahir dari kerja nyata.

Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolres Rokan Hilir yang Cepat Tanggap Tangani Persoalan di Panipahan


Bedah kasus My Id| Rokan Hilir 

Tokoh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, H. Fuad dan H. Samsul, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Rokan Hilir atas kinerja cepat dan tanggap dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas.


Menurut keduanya, kehadiran jajaran kepolisian yang sigap dalam merespons situasi di lapangan telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Mereka menilai langkah-langkah yang diambil Kapolres bersama personel tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran sehingga kondisi kamtibmas dapat segera kembali kondusif.


“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kapolres Rokan Hilir beserta jajarannya yang dinilai cepat dan tanggap dalam menyelesaikan persoalan di Panipahan. Ini menunjukkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar H. Fuad.


Senada dengan itu, H. Samsul juga menyampaikan bahwa respons cepat kepolisian menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.


“Kami merasakan langsung dampaknya. Situasi yang sebelumnya berpotensi menimbulkan gangguan dapat segera diatasi dengan baik. Ini patut diapresiasi,” ungkapnya.


Masyarakat berharap sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Panipahan dan sekitarnya tetap aman, damai, dan kondusif.

KUNJUNGAN PENUH MAKNA,IBU GUBERNUR RIAU DORONG BUDAYA DAN EKONOMI ROHIL


Bedah kasus My.Id| Rokan Hilir

Rabu, 22 april 2026 Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kunjungan kerja Ibu Gubernur Riau, Dra. Adrias Hariyanto, ke Kabupaten Rokan Hilir. Kehadiran beliau disambut langsung oleh Ibu Bupati Rokan Hilir, Sri Tatik Rahayu bistamam, yang menyampaikan rasa hormat dan kebanggaan atas perhatian pemerintah provinsi terhadap daerah berjuluk Negeri Seribu Kubah tersebut.


Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ibu Sekretaris Daerah, Ketua DWP kabupaten Rokan hilir, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) BKPSDM Rohil, Yulisma, S.Sos., MM, yang bersama-sama mendampingi rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.


Dalam agenda kunjungannya, Ibu Gubernur meninjau langsung Gedung Dekranasda Rokan Hilir, sebagai pusat pengembangan kerajinan dan UMKM lokal. Di lokasi ini, beliau memberikan apresiasi atas kreativitas para pengrajin yang terus menjaga kearifan lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.


Tak hanya itu, rombongan juga mengunjungi salah satu ikon sejarah dan budaya di Kota Bagansiapiapi, yakni Pekong tua yang sarat nilai historis dan spiritual. Kunjungan ini menjadi simbol kuatnya toleransi serta keberagaman yang telah lama terjalin harmonis di tengah masyarakat Rokan Hilir.


Ibu Bupati Sri Tatik Rahayu menyebut kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh makna. “Ini adalah bentuk perhatian nyata dari Ibu Gubernur kepada masyarakat Rohil, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah,” ujarnya.


Sementara itu, Ibu Gubernur Dra. Adrias Hariyanto menegaskan pentingnya menjaga budaya lokal serta memperkuat persatuan dalam keberagaman. Ia juga berharap potensi daerah, khususnya sektor kerajinan dan pariwisata religi, dapat terus dikembangkan sebagai daya tarik unggulan Rokan Hilir.


Kunjungan kerja ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga momentum strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.


Editor : Redaksi

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done