BEDAH KASUS

Rabu, 11 Maret 2026

Situasi Memanas! Masyarakat Tuntut Pergantian Kepsek SMK Teknologi Assalam


Bedah Kasus My.Id| Bekasi,

Ketegangan di lingkungan SMK Teknologi Assalam kian memanas. Sejumlah elemen masyarakat mulai dari orang tua siswa hingga tokoh masyarakat menyuarakan tuntutan agar kepala sekolah segera diganti. Mereka menilai kepemimpinan di sekolah tersebut sudah tidak lagi kondusif dan dinilai berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan tersebut.


Desakan itu muncul setelah berbagai persoalan internal sekolah mencuat ke permukaan. Beberapa pihak mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran sekolah, serta kondisi kegiatan belajar mengajar yang dinilai tidak berjalan maksimal. Situasi ini memicu reaksi dari masyarakat yang khawatir terhadap masa depan pendidikan para siswa di sekolah tersebut.


“Jika kondisi ini terus dibiarkan, yang dirugikan adalah para siswa. Kami meminta pihak yayasan maupun dinas terkait segera turun tangan dan mengevaluasi kepemimpinan di sekolah ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya.


Selain itu, ketua RT 02/06 Kp Buni Asih  Jamaludin alias Bule mewakili masyarakat juga mendesak agar dilakukan audit dan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola sekolah. Dan juga perbaikan atau renovasi sekolah paska kebakaran sejak tahun 2019 hingga saat ini belum ada perbaikan, bahkan semakin parah dan di kuatirkan di musim penghujan akan rubuh dan mengenai rumah warga sekitar.


Warga saya sudah resah pak, bahkan ada rencana mau demo ke pihak sekolah, agar kondisi gedung sekolah paska terbakar segera di perbaiki, jangan di biarkan terlalu lama, kuatir rubuh dan menimpa warga sekitar.


Masyarakat berharap adanya langkah tegas dari pihak berwenang untuk mengembalikan kepercayaan publik sekaligus memastikan proses pendidikan di SMK Teknologi Assalam berjalan dengan baik, dan kembali kemasa kejayaan SMK TEHNOLOGI Assalam adalah SMK pertama di Kab Bekasi yang di resmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat.


Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait desakan yang berkembang di tengah masyarakat tersebut. Namun, berbagai pihak berharap persoalan ini segera mendapatkan perhatian serius agar situasi tidak semakin memanas.


Red

BEM KRISTIANI SELURUH INDONESIA APRESIASI LANGKAH PANGLIMA TNI MENETAPKAN STATUS SIAGA 1 DEMI MENJAGA KEAMANAN NASIONAL


 

Bedah Kasus.my.id-Jakarta 

Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia, Charles, menyampaikan apresiasi kepada Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas langkah strategis menetapkan status Siaga 1 dalam rangka meningkatkan kewaspadaan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.


Menurut Charles, keputusan Panglima TNI tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan masyarakat Indonesia serta upaya preventif untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas negara, terutama di tengah meningkatnya tensi konflik internasional seperti yang terjadi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memberikan dampak keamanan global.


“Penetapan Siaga 1 oleh Panglima TNI merupakan langkah antisipatif yang sangat tepat. Ini menunjukkan bahwa negara hadir melalui institusi pertahanan untuk memastikan wilayah Indonesia tetap aman dari dampak konflik global,” ujar Charles dalam keterangannya kepada media.


Secara konstitusional, langkah TNI dalam meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan negara memiliki dasar hukum yang kuat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, khususnya pada Pasal 7 ayat (1) yang menyebutkan bahwa tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.


Selain itu, kesiapsiagaan pertahanan negara juga merupakan bagian dari sistem Pertahanan Negara yang bersifat semesta sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang menekankan pentingnya sinergi antara kekuatan militer dan komponen masyarakat dalam menjaga keamanan nasional.


BEM Kristiani Seluruh Indonesia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk mendukung langkah Panglima TNI dalam meningkatkan kewaspadaan nasional melalui status Siaga 1. Dukungan masyarakat sangat penting untuk memperkuat stabilitas nasional serta memastikan Indonesia tetap aman dan kondusif di tengah dinamika global yang tidak menentu.


“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung langkah ini sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keselamatan bangsa. Keamanan negara bukan hanya tanggung jawab TNI semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara,” tambah Charles.


Dalam kesempatan tersebut, BEM Kristiani Seluruh Indonesia juga mengingatkan agar tidak ada pihak atau kelompok tertentu yang memanfaatkan kebijakan strategis negara ini untuk kepentingan politik tertentu yang dapat memecah persatuan bangsa.


“Kami berharap tidak ada pihak yang mempolitisasi keputusan Panglima TNI terkait penetapan Siaga 1. Situasi global saat ini membutuhkan sikap persatuan dan kedewasaan semua pihak,” tegasnya.


BEM Kristiani Seluruh Indonesia menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat sipil dan institusi pertahanan negara dalam menjaga stabilitas nasional. Kolaborasi yang kuat antara rakyat dan TNI merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


“Ini adalah momentum bagi kita semua, masyarakat sipil dan TNI, untuk semakin memperkuat sinergi dalam menjaga pertahanan negara dan memastikan Indonesia tetap aman, damai, dan berdaulat,” tutup Charles.

Selasa, 10 Maret 2026

Pastikan Menu Sahur Steril, Petugas Dapur Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung Distribusikan Makanan Gunakan Alat Pelindung Diri Lengkap


Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung 

Komitmen untuk selalu memberikan pelayanan prima dan pemenuhan hak dasar bagi warga binaan terus dibuktikan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, terlebih dalam mendukung kelancaran ibadah di bulan suci Ramadhan. Pada Rabu dini hari, 11 Maret, jajaran petugas dapur tampak mendistribusikan hidangan makan sahur kepada para warga binaan dari satu kamar ke kamar lainnya dengan menerapkan standar kesehatan yang sangat ketat.


Dalam proses pendistribusian di waktu sahur tersebut, seluruh petugas dapur diwajibkan mengenakan Alat Pelindung Diri secara lengkap, mulai dari pemakaian sarung tangan higienis hingga masker penutup wajah. Langkah preventif dan kedisiplinan ini diterapkan guna memastikan bahwa seluruh asupan gizi tetap terjaga dalam keadaan steril. Rantai kebersihan ini dikawal dengan ketat terhitung sejak proses awal memasak di area dapur sehat hingga makanan tersebut diterima langsung di tangan warga binaan untuk disantap sebelum waktu imsak tiba.


Kepala Bidang Pembinaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Gatot Suariyoko, menjelaskan bahwa penerapan protokol kebersihan dalam penyajian menu sahur ini merupakan standar operasional wajib yang terus dijaga konsistensinya oleh pihak institusi.


"Penerapan standar kebersihan yang ketat pada saat pembagian makan sahur ini merupakan rutinitas yang selalu kami jaga setiap harinya. Tujuannya sangat jelas, yakni untuk menjaga hak warga binaan agar mereka dapat menjalankan ibadah puasa dengan tubuh yang sehat. Sekaligus, hal ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam meneruskan amanah Ibu Kepala Lembaga Pemasyarakatan untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh warga binaan di sini," tegas Gatot Suariyoko memberikan penjelasan.


Melalui pemenuhan asupan gizi sahur yang higienis dan terstandarisasi ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung berharap seluruh warga binaan dapat menjalani masa puasa dan program pembinaan dengan kondisi fisik yang senantiasa sehat, bugar, dan prima.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #SahurDiLapas #DapurSehatLapas #PelayananPrima #AlatPelindungDiri #BandarLampung

Masyarakat Desa Sekayan Minta Polsek Kemuning Tangkap Gerombolan Preman Pelaku Perusakan dan Pemukulan


Bedah Kasus My.Id| INHIL 

Berita viral di medsos penindasan secara membabi buta terhadap masyarakat desa Sekayan  kecamatan Kemuning kabupaten Inhil provinsi Riau ( Sabtu 7/3/2026) aksi kekerasan kelompok preman membawa senjata tajam  ( sesuai video yang direkam masyarakat )


Selasa 10/3/2026 beberapa awak media menyambangi masyarakat Sekayan, dari keterangan yang disampaikan korban yang mendapatkan kekerasan fisik pada Sabtu (7/3/2026) pukul 10:30 WIB. Sejumlah 28 preman yang datang dengan 14 unit sepeda motor, diduga merupakan kelompok yang mengklaim sebagai "petugas negara", 


Dari keterangan masyarakat Sekayan sekelompok preman tersebut diduga memiliki identitas Aritonang,  Bandot alias Tarman, Mangunsong dan Palopo


mereka mengklaim lahan tersebut akan diambil alih atas surat tugas dari ROSMELI. Mereka juga mengklaim bahwa kebun tersebut ilegal, 


Dalam situasi Perdebatan yang semakin memanas berujung kekerasan, gerombolan premanpun mengoroyok Rijal Hasibuan, Rimson Sihombing dan Andi Saputra Siagian. Korban-korban tersebut mengalami luka robek di mulut dan bibir pecah, serta kepala  terluka ,( dianjurkan visum)


gerombolan preman terus berupaya untuk mengusir masyarakat bahkan mendorong masyarakat ke Parit dengan kekuatan yang tidak sebanding dan pos jaga dan palang pintu. 


Beberapa saksi juga melihat atas insiden kekerasan tersebut, bahkan ikut memberikan keterangan di Polsek Kemuning.


Ironisnya Frinando Situmeang ( salah satu saksi)  melihat dengan jelas yang diduga  senjata api berupa Pistol yang terjatuh dari pinggang salah satu preman. Melihat ada senpi, membuat masyarakat lari terbirit-birit untuk menyelamatkan diri. 


Polisi tiba di lokasi pukul 13:00 WIB guna meredam keributan yang terjadi dan memeriksa preman-preman tersebut, yang kemudian meninggalkan lokasi dengan 14 sepeda motor. 


Tidak terima dengan aksi koboi gerombolan preman, Frinando dan 3 orang karyawan yang mengalami kekerasan membuat laporan ke Polsek Kemuning. Frinando dan kawan- kawan berharap pihak Polsek Kemuning untuk segera menangkap preman- preman yang telah melakukan kekerasan, bahkan menurut Frinando Situmeang ia dan kawan- kawan nya merasa takut dan trauma atas insiden itu, ' lindungi kami pak Polisi kami sangat trauma, tegasnya.


Diakhir penyampaian Frinando memohon kepada pihak Polsek Kemuning dan Polres Inhil agar segera enangkap para pelaku dan diproses secara hukum, tutup Frinando Situmeang.


Diwaktu terpisah awak media berupaya untuk menyambangi Kompol M. Simanungkalit, kepada awak media Kapolsek Kemuning berjanji akan memberikan pelayanan yang terbaik namun sampai hari ini pihak Polsek telah menerima Dumas dari masyarakat.


Ditanyak terkait keberadaan senpi yang disampaikan masyarakat, Kapolsek menegaskan didalam laporan tidak menyampaikan namun yang disampaikan mereka hanya laporan tindakan kekerasan, ucap M Simanungkalit.

Bupati Rohil Salurkan Bantuan Renovasi Masjid Dan Musholla dalam Agenda Safari Ramadhan Di Kec. Bagan Sinembah


Bedah Kasus My.Id| Rokan Hilir 

Memasuki malam ketiga rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Tahun 1447 H / 2026 M, Bupati Rohil H. Bistamam melakukan kunjungan resmi ke Masjid Raya An-Nur, Kecamatan Bagan Sinembah, Selasa (10/3/2026).


Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus penyaluran bantuan pembangunan rumah ibadah dengan total nilai mencapai ratusan juta rupiah. Hadir mendampingi Bupati, Sekda Rohil H. Fauzi Efrizal, jajaran Asisten, Kepala OPD, Kabag, Ketua Baznas, Pimpinan BRK Syariah Cabang Bagansiapiapi, serta para Camat di wilayah perbatasan.


Dalam sambutannya, Camat Bagan Sinembah, Ahmat Atin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran Bupati beserta rombongan. Ia juga mendoakan agar Bupati senantiasa diberikan kesehatan untuk terus membawa perubahan positif bagi Kabupaten Rokan Hilir.


"Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Bapak Bupati. Kami berharap Rokan Hilir ke depan semakin maju. Di bulan suci ini, mari kita tingkatkan amal ibadah dan meramaikan masjid-masjid kita," ujar Ahmat Atin.


Selain itu, Ahmat Atin juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait infrastruktur dan lingkungan. Ia berharap pembangunan jalan lingkar segera terealisasi untuk mengurai kemacetan di jalan lintas yang sudah lama menjadi keluhan warga, serta penanganan masalah sampah yang lebih maksimal di wilayah tersebut.


Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap sarana ibadah, Bupati menyerahkan bantuan renovasi dari Dinas Perkim Rohil sebesar Rp186.000.000. Dana hibah ini diperuntukkan bagi Masjid Al-Mujahidin (Bagan Sinembah Kota), Masjid Darussalam (Bagan Batu Kota), dan Mushola Al-Ikhlas (Balai Jaya Kota).


Tak hanya itu, melalui BAZNAS Rohil, Bupati menyalurkan bantuan masing-masing senilai Rp5.000.000 untuk delapan mushola di wilayah Bagan Sinembah, mulai dari Mushola Al-Hasby hingga Mushola At-Taqwa. Secara pribadi, H. Bistamam juga memberikan sumbangan tunai secara spontan untuk kemakmuran Masjid Raya An-Nur.


Dalam pidatonya, H. Bistamam merefleksikan perjalanannya memimpin daerah. "Ramadhan tahun ini merupakan tahun kedua saya menjabat sebagai Bupati sejak dilantik tahun lalu. Kami tetap berkomitmen penuh untuk membawa Rokan Hilir ke arah yang lebih maju, sejahtera, dan unggul di semua sektor," 


tegasnya di hadapan ratusan jamaah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan bulan suci ini sebagai ajang meningkatkan kualitas diri dan kepedulian sosial. Bupati juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, terutama di wilayah perbatasan.


"Mari kita hiasi bulan penuh ampunan ini dengan kejujuran dan keikhlasan. Jaga tali silaturahmi dan hidupkan kembali budaya gotong royong. Dukungan masyarakat adalah kunci agar program pelayanan dan kesejahteraan dapat berjalan maksimal," pungkas H. Bistamam.


Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sesi ramah tamah antara jajaran pimpinan daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat

Kebersamaan di bulan suci Ramadhan, DWP Rohil Gelar Buka Puasa Bersama


Bedah Kasus My.Id| BAGANSIAPIAPI 

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Rokan Hilir di kediaman Yulisma, S.Sos., MM, yang berada di kawasan Komplek Perkantoran, Bagansiapiapi, Selasa(10/3/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DWP Rohil Rina Yunita Fauzi bersama jajaran pengurus dan anggota DWP Rohil. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan di antara para anggota di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.


Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para pengurus dan anggota DWP Rohil tampak berbincang hangat sembari menunggu waktu berbuka puasa. Kebersamaan tersebut menjadi cerminan kuatnya solidaritas dan kekompakan dalam organisasi.


Sebagai tuan rumah, Yulisma, S.Sos., MM, yang juga menjabat sebagai Kepala BKPSDM Kabupaten Rokan Hilir, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat berkumpul bersama keluarga besar DWP Rohil dalam momentum Ramadan.


Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama tidak hanya sekadar menikmati hidangan berbuka, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan antar anggota.


Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan dan kekompakan dalam tubuh DWP Rohil semakin terjalin erat, sehingga organisasi tersebut dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.


Acara berlangsung dengan penuh keakraban hingga menjelang malam, ditutup dengan doa bersama agar seluruh kegiatan dan pengabdian yang dilakukan membawa keberkahan.


Editor : Redaksi

DWP Rohil Berbagi Takjil di Bulan Ramadan 1447 H, Sasar Pengguna Jalan hingga Pasien RSUD


Bedah Kasus My.Id| BAGANSIAPIAPI 

Semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah kembali ditunjukkan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Rokan Hilir dengan menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, Selasa (10/3/2026).


Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DWP Rohil Rina Yunita Fauzi bersama para pengurus dan anggota DWP. Ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.


Pembagian takjil dilakukan di sejumlah titik, mulai dari pengguna jalan yang melintas di pusat Kota Bagansiapiapi, para tukang becak, tukang gerobak, hingga masyarakat yang berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bagansiapiapi, khususnya bagi pasien dan keluarga yang sedang menunggu perawatan.


Ketua DWP Rohil Rina Yunita Fauzi mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan DWP Rohil kepada masyarakat, terutama di bulan yang penuh berkah.


“Ramadan adalah momentum yang sangat baik untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat serta memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.


Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program sosial DWP Rohil yang rutin dilakukan setiap Ramadan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.


Sementara itu, pengurus DWP Rohil yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rohil, Yulisma, S.Sos., MM, turut langsung terlibat dalam kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat.


Yulisma menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan wujud nyata kepedulian anggota DWP Rohil terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah, seperti para tukang becak, tukang gerobak, maupun pengguna jalan lainnya, dapat segera berbuka puasa dengan takjil yang kami bagikan. Begitu juga bagi pasien dan keluarga di rumah sakit, semoga ini bisa sedikit membantu dan memberikan semangat di bulan Ramadan,” ungkapnya.


Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan berbagi takjil tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pengurus DWP Rohil dengan masyarakat.


DWP Rohil pun berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.



Editor: Redaksi

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done