BEDAH KASUS

Selasa, 28 April 2026

Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Bahas Keadilan Restoratif Bersama Lintas Instansi


Bedah kasus My.Id| Bandar Lampung 

Sinergi dan penyamaan persepsi antar penegak hukum terus diperkuat di wilayah Bandar Lampung. Pada Selasa, 28 April 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung mengikuti agenda bincang pagi bersama jajaran aparat penegak hukum yang diselenggarakan secara khusus di ruang Aula Garuda pada Pengadilan Negeri Tanjungkarang.


Kegiatan strategis ini mempertemukan para pimpinan instansi penegak hukum di wilayah terkait. Agenda diskusi dihadiri secara langsung oleh Kepala Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungkarang, Kepala Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Bandar Lampung, serta Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Bandar Lampung. Forum tingkat tinggi ini secara mendalam membedah pembaruan aturan dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana yang baru, dengan fokus bahasan utama pada implementasi keadilan restoratif yang saat ini sedang hangat dibicarakan oleh para praktisi.


Rangkaian diskusi pagi tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Nelson Angkat. Memasuki sesi pemaparan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung, Ike Rahmawati, turut bertindak secara langsung sebagai panelis yang mewakili instansinya. Melihat interaksi yang sangat hidup selama kegiatan berlangsung, Ike Rahmawati memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat seluruh peserta.


"Antusiasme yang sangat luar biasa dari seluruh jajaran aparat penegak hukum pada hari ini patut kita apresiasi. Kehadiran aturan pembaruan dalam Kitab Undang Undang Hukum Pidana, khususnya mengenai keadilan restoratif, telah memberikan semangat baru bagi kita semua untuk saling berdiskusi dan menyatukan langkah demi mewujudkan hukum yang lebih berkeadilan bagi masyarakat luas," ungkap Ike Rahmawati saat memberikan pandangannya dalam forum tersebut.


Melalui pertemuan lintas instansi ini, diharapkan kolaborasi aparat penegak hukum di wilayah Bandar Lampung menjadi semakin kokoh. Kesepahaman yang terbangun diyakini akan mengoptimalkan kualitas pelayanan dan penyelesaian perkara hukum pada masa mendatang.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #SinergiAparatPenegakHukum #KeadilanRestoratif #BandarLampung

Senin, 27 April 2026

Audiensi Bersama BEM dan Satgas PPKPT UNRI : "RS UNRI menolak segala bentuk kekerasan Seksual"


Bedah kasus My.Id| PEKANBARU 

Rumah Sakit Universitas Riau (RS UNRI) menegaskan komitmennya untuk menolak segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan rumah sakit dan kampus. Hal ini disampaikan dalam audiensi bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNRI dan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UNRI, Senin (28/4).


Audiensi dihadiri langsung oleh Direktur RS UNRI, dr. Surya Hajar., Ketua Satgas PPKPT UNRI, Dr. Separen, S.H., M.H., serta Ketua BEM UNRI, Muhammad Azhari.


*Poin-poin kesepakatan dalam audiensi:*


1. *Komitmen Nol Toleransi*  

RS UNRI menyatakan sikap tegas menolak segala bentuk kekerasan seksual, perundungan, dan diskriminasi. Seluruh civitas hospitalia, pasien, keluarga pasien, serta mahasiswa yang berobat di RS UNRI wajib mendapat lingkungan yang aman dan bermartabat.


2. *Penguatan Sistem Pelaporan* 

RS UNRI akan bersinergi dengan Satgas PPKPT UNRI untuk membuka kanal pengaduan yang aman, rahasia, dan mudah diakses bagi korban atau saksi kekerasan seksual. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya.


3. *Edukasi dan Sosialisasi*  

 RS UNRI bersama BEM UNRI dan Satgas PPKPT akan menggelar Deklarasi terkait penolakan terhadap kekerasan seksual di lingkungan Rumah sakit Unri


4. *Penanganan Cepat dan Berpihak pada Korban*  

Rs Unri komitmen untuk membantu pemulihan konseling terhadap korban kekerasan seksual


Direktur RS UNRI, dr. Surya Hajar Fd., menyampaikan, “Rumah sakit adalah tempat untuk menyembuhkan, bukan tempat munculnya trauma baru. Kami berkomitmen menciptakan RS UNRI sebagai ruang aman bagi semua. Tidak ada tempat untuk kekerasan seksual di sini.”


Ketua Satgas PPKPT UNRI, Dr. Separen, S.H., M.H., mengapresiasi langkah RS UNRI. “Kolaborasi dengan RS UNRI penting karena rumah sakit pendidikan adalah bagian dari ekosistem kampus. Pencegahan harus dilakukan dari hulu ke hilir.” serta kami berharap RS Unri membantu menangan trauma terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan kampus


Ketua BEM UNRI, Muhammad Azhari, menambahkan, Mahasiswa harus merasa aman baik saat kuliah maupun  berobat di RS UNRI.”


RS UNRI mengajak seluruh masyarakat untuk berani melapor jika melihat atau mengalami kekerasan seksual melalui Satgas PPKPT UNRI atau kanal pengaduan RS UNRI. 


*Narahubung:*  

Humas RS UNRI  

Email: humas@rs.unri.ac.id



Editor : ERICK

Siswa SD Sint Yoseph Kabanjahe Raih Honorable Mention di Ajang Robotik Nasional, Buktikan Kemampuan dan Kreativitas


Bedah kasus My.Id| Kabanjahe 

Siswa-siswi SD Sint Yoseph Kabanjahe berhasil meraih penghargaan honorable mention pada kategori Greenmech Jr Programmer dan Robot for Mission (R4M) Basic di ajang National Greenmech Competition 2026 yang digelar pada 25-26 April 2026 di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung.


Tim Robotik Yayasan Setia Medan, yang diwakili oleh siswa-siswi SD Sint Yoseph Kabanjahe, berpartisipasi dalam beberapa kategori, yakni Greenmech Jr Science, Greenmech Jr Programmer, Greenmech, serta Robot for Mission (R4M). Mereka menunjukkan kemampuan dalam merancang, memprogram, dan mengoperasikan robot sesuai dengan tantangan yang diberikan.


Ajang National Greenmech Competition dikenal sebagai kompetisi robotik tingkat nasional yang mempertemukan pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini tidak hanya menjadi wadah unjuk kemampuan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat kolaborasi, kemampuan pemecahan masalah, serta kepedulian terhadap teknologi ramah lingkungan.


Para siswa yang tergabung dalam tim SD Sint Yoseph Kabanjahe adalah:


1. Hosea Julio Sitepu

2. Zoey Benaya

3. Ribcha Regina

4. Alvaro Gabriel

5. Quinsha Zilena

6. Zean Angelo

7. Osaze Kenzhi

8. Ignasius Henry Ginting

9. Satria Avisay Barus

10. Hans Gavriel

11. Ibas Halomoan

12. Hugo Leonel

13. Daffa Arya Ghossan Sinuraya

14. Nevan Azriel Sembiring


Guru pembimbing, Agustinus Sembiring, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswa. "Kami sangat bangga dengan kerja keras dan semangat anak-anak. Mereka telah menunjukkan dedikasi luar biasa, mulai dari proses latihan hingga tampil di kompetisi. Ini bukan hanya soal juara, tetapi tentang proses belajar dan keberanian mencoba," ujarnya.


Hosea Julio Sitepu, siswa kelas 4 SD Sint Yoseph Kabanjahe, mengaku senang bisa mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut. "Saya senang sekali bisa ikut lomba ini om, tapi sempat gugup, saya jadi belajar banyak tentang robot dan kerja sama tim. Semoga ke depan bisa ikut lagi dan dapat hasil yang lebih baik," ungkapnya.


Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Yayasan Setia Medan dalam mendorong pengembangan kreativitas, inovasi, serta kemampuan teknologi di kalangan pelajar sejak usia dini, khususnya di bidang robotika dan pemrograman.

Puncak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Rutan Ambon Tutup Rangkaian Lomba dengan Meriah



Bedah kasus My.Id| Ambon 

Puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Senin (27/4/2026) berlangsung meriah dengan ditutupnya seluruh rangkaian perlombaan yang telah digelar selama beberapa hari terakhir.


Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan antara warga binaan dan petugas, sekaligus menciptakan suasana yang lebih humanis dan penuh semangat di lingkungan pemasyarakatan.


Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Sarwono, yang hadir secara langsung dan memberikan amanat kepada seluruh peserta serta jajaran petugas. 


Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga harus dimaknai sebagai bentuk refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.


“Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan. Kita ingin mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, dan berintegritas, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.


Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi, di antaranya perwakilan dari Yonif Raider 733/Masariku, Danramil 1504-01, Polsek Baguala, serta BRI Cabang Unit Passo. 


Kehadiran para tamu undangan tersebut tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga mencerminkan kuatnya sinergi dan dukungan antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan di wilayah Maluku.


Berbagai perlombaan yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan ini mengusung konsep sederhana namun sarat makna. Permainan tradisional dan rekreatif seperti dam dan ular tangga manusia menjadi daya tarik utama. 


Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membangun interaksi positif antara warga binaan dan petugas. Gelak tawa, sorak sorai, serta semangat kebersamaan terlihat jelas sepanjang jalannya perlombaan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.


Sebelumnya, berbagai perlombaan lain seperti catur, gaplek, dan buka tutup kartu juga telah sukses diselenggarakan. Seluruh rangkaian lomba tersebut diikuti dengan antusias oleh warga binaan, yang memanfaatkan kesempatan ini untuk mengasah kemampuan berpikir, strategi, serta ketangkasan dalam mengambil keputusan.

Selain itu, nilai-nilai sportivitas dan fair play juga terus dijunjung tinggi oleh seluruh peserta selama kompetisi berlangsung.


Menariknya, tidak hanya warga binaan yang berpartisipasi aktif, namun para petugas Rutan Ambon juga turut ambil bagian dalam setiap perlombaan. Hal ini menciptakan suasana yang lebih inklusif dan tanpa sekat, sehingga hubungan antara petugas dan warga binaan menjadi semakin erat. Interaksi yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan dapat berdampak positif terhadap proses pembinaan yang sedang dijalani.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan perlombaan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter dan peningkatan kualitas kepribadian warga binaan.


“Perlombaan ini bukan sekadar hiburan semata, tetapi menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, disiplin, serta saling menghargai. Kami ingin menciptakan lingkungan yang positif agar warga binaan tetap memiliki semangat dan motivasi selama menjalani masa pembinaan,” jelasnya.


Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan semangat para peserta, panitia juga telah menyiapkan sistem penilaian serta pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba. Penyerahan hadiah dilakukan secara simbolis pada acara penutupan, yang semakin menambah semangat dan kebanggaan bagi para peserta.


Salah satu warga binaan berinisial M.Z mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku bahwa perlombaan yang diadakan mampu memberikan suasana baru yang lebih segar dan menyenangkan di tengah rutinitas sehari-hari.


“Kegiatan ini sangat menghibur dan membuat kami lebih bersemangat. Kami juga bisa lebih dekat dengan petugas dan sesama warga binaan. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” ungkapnya.


Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Rutan Ambon berharap dapat terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang harmonis, aman, dan kondusif. Selain sebagai sarana hiburan, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan yang menekankan pada pembentukan sikap positif, peningkatan kemampuan sosial, serta penguatan nilai kebersamaan.


Puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 ini pun menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai kemanusiaan tetap menjadi landasan utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Dengan pendekatan yang lebih humanis, inklusif, dan berkelanjutan, diharapkan sistem pembinaan yang dijalankan mampu memberikan dampak positif, baik bagi warga binaan maupun bagi masyarakat luas. (C)"

Bandar sabu ketar ketir, lagi lagi Kapolsek Bagan Sinembah pimpin ungkap kasus bandar besar, 47 gram Sabu diamankan.


Bedah kasus My.Id| Rokan Hilir 

Komitmen dalam memberantas peredaran narkotika terus ditunjukkan Polsek Bagan Sinembah. Pada Senin (27/4/2026) petang, jajaran Unit Reskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Dusun Bhakti, Kepenghuluan Bakti Makmur, Kecamatan Bagan Sinembah.


Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pria masing-masing berinisial J (44) alias Bagol dan R (49) berhasil diamankan di areal perkebunan masyarakat, tepatnya di Simpang Jengkol. Dari tangan keduanya, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat kotor mencapai 47,41 gram serta tambahan 0,72 gram, berikut sejumlah alat pendukung peredaran narkoba.


Kapolsek Bagan Sinembah, AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang resah atas aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.


“Menindaklanjuti informasi itu, tim langsung bergerak melakukan penyelidikan. Saat di lokasi, petugas mencurigai dua orang pria dan segera melakukan pengamanan serta penggeledahan,” jelas Kapolsek.


Dari tersangka R, petugas menemukan beberapa paket kecil sabu yang disimpan dalam tas, lengkap dengan alat hisap dan sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan. Sementara dari tersangka J alias Bagol, ditemukan paket sabu dalam jumlah lebih besar, timbangan digital, ratusan plastik klip kosong, serta alat yang biasa digunakan untuk mengemas barang haram tersebut.


Tak berhenti di lokasi penangkapan, petugas kemudian melakukan pengembangan hingga ke rumah tersangka J. Di sana ditemukan ribuan plastik klip kosong yang diduga kuat digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.


“Hasil interogasi awal, tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang di wilayah Sumatera Utara. Saat ini kasus masih terus kami kembangkan,” tambah Kapolsek.


Kedua tersangka diketahui positif mengandung methamphetamine berdasarkan hasil tes urine. Kini, keduanya beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Bagan Sinembah dan akan dilimpahkan ke Polres Rokan Hilir untuk proses penyidikan lebih lanjut.


Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat.


Kapolsek Bagan Sinembah juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Rutan Dumai Gelar Tasyakuran Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62


Bedah kasus My.Id| Dumai 

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menggelar kegiatan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Senin (27/4). Kegiatan berlangsung secara hybrid melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia.


Dalam momentum tersebut, Rutan Dumai turut memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra kerja yang selama ini berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang telah terjalin, khususnya dalam mendukung program pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan.


Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan berbagai instansi menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih efektif dan humanis. Menurutnya, dukungan dari para mitra sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pembinaan, baik di bidang kesehatan, keagamaan, maupun keterampilan bagi warga binaan.


Dalam kegiatan tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, melalui sambutannya secara virtual menegaskan bahwa pemasyarakatan saat ini terus bertransformasi menjadi lebih produktif dan berdampak bagi masyarakat.


“Di balik tembok pemasyarakatan terdapat potensi besar dari warga binaan yang harus terus dikembangkan melalui pembinaan yang tepat dan berkelanjutan. Pemasyarakatan harus mampu menjadi wadah pemberdayaan yang mandiri dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.


Sebagai wujud kepedulian sosial, Rutan Dumai juga menyalurkan bantuan kepada keluarga warga binaan berupa gerobak usaha dan bantuan sosial (bansos). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan agar keluarga warga binaan tetap produktif dan mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi motivasi bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang pemasyarakatan. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat dalam kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih baik.

Rumahnya Dibedah Satgas TMMD Bengkalis, Laspinah: Terima Kasih TNI


Bedah kasus My.Id| BENGKALIS 

Sebanyak lima unit rumah tidak layak huni yang berlokasi di Desa Balai Pungut dan Tengganau, Kecamatan Pinggir direhab habis-habisan oleh Satgas TMMD ke-128 tahun 2026 agar kualitasnya menjadi lebih kokoh dan nyaman dihuni.


Laspinah, seorang keluarga penerima manfaat bedah rumah tajaan Satgas TMMD Bengkalis turut sumringah dan utarakan kebahagiaannya kala dikonfirmasi, Selasa (28/4).


Kepada sejumlah awak media, Laspinah mengaku sangat beruntung dan terhormat menerima bantuan bedah rumah dari TNI.


"Kondisi awal rumah kami sangat memprihatinkan, banyak kerusakan dan sangat tidak nyaman ditempati. Selama belasan tahun kami tinggal di dalamnya, sangat pilu sekali rasanya," ungkap Laspinah.


Di tengah keterpurukan yang dirasakan Laspinah dan keluarganya, Satgas TMMD Bengkalis datang membawa secercah harapan.


Di atas sebidang lahan nan terbatas, kediaman reot milik Laspinah kemudian mendapat kesempatan rehabilitasi oleh Satgas TMMD Bengkalis.


"Saat perasaan kami sedang jatuh pada titik terendah, Satgas TMMD datang melakukan pendataan. Dan akhirnya disepakatilah rumah kami yang akan direhab hingga saat ini terus dikerjakan oleh Bapak-bapak TNI," kata dia.


"Saya sempat syok, haru, serasa bermimpi. Tidak tahu bagaimana harus mengungkapkan rasa syukur ini dengan kata-kata. Saya langsung sujud - syukur, terima kasih Ya Allah atas Khidmat yang Engkau berikan. Dan Terima kasih juga untuk Bapak-bapak TNI yang telah memperbaiki kediaman kami, kami sekeluarga sangat bersyukur sekali," ungkap haru Laspinah.


Tanggapi kebahagiaan Laspinah, Dansatgas TMMD Bengkalis, Letkol. Inf. Haris Nur Priatno turut sumringah. Menurut Dansatgas, kebahagiaan yang dirasakan para penerima manfaat dari kebaikan program TMMD menjadi pengobat lelah bagi seluruh tim Satgas yang tengah berjibaku di berbagai lokasi - sasaran kerja.


"Kebahagiaan yang dirasakan Ibu Laspinah dan keluarga penerima manfaat lainnya menjadi obat penawar lelah bagi kami, tim Satgas yang tengah berjuang untuk mensukseskan pelaksanaan TMMD ke-128 tahun 2026," kata Dansatgas.


"Terima kasih atas semangat yang terus digelorakan oleh masyarakat terhadap kami. Demi kesejahteraan rakyat, kami tak akan pernah lelah berbuat yang terbaik," tegasnya.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done