BEDAH KASUS

Jumat, 03 April 2026

Rizal: Skandal Rp1,9 Miliar di Pegadaian Harus Diusut Sampai Tuntas!


Bedah Kasus My.Id| Bima, NTB 

Desakan keras muncul dari Aktivis Peduli Ambalawi terkait dugaan penggelapan dana di UPC Pegadaian Ambalawi. Rizal, aktivis dari organisasi tersebut, menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.


“Ini bukan sekadar kelalaian, tapi sudah mengarah pada dugaan kejahatan yang merugikan masyarakat. Dana rakyat yang digadaikan harus diproses sesuai prosedur, bukan dialihkan secara sepihak,” ujar Rizal kepada media ini, Jumat (03/04/2026).


Pernyataan Tegas Rizal


Rizal menyoroti aliran dana yang diduga dilakukan oknum kasir Pegadaian, Wahyudi, ke rekening agen Julfar di Desa Nipa tanpa persetujuan pemilik dana, dasar hukum, atau legitimasi apa pun.


Dampak dari praktik ini sangat besar: 28 nasabah menjadi korban, dengan total emas digadaikan sekitar 483 gram atau senilai lebih dari Rp800 juta. Lebih ironis, Listiani, karyawan Pegadaian yang terlibat, justru diposisikan seolah bersalah, padahal ia termasuk korban.


Rizal menegaskan, narasi yang dibangun pihak tertentu untuk menutupi fakta adalah bentuk pembodohan publik yang tidak bisa ditoleransi.


Berdasarkan itu, Rizal menyampaikan tuntutan tegas:


1. UPC Pegadaian Ambalawi segera mengembalikan seluruh kerugian 28 nasabah, termasuk kerugian yang dialami Listiani.

2. Memecat Wahyudi sebagai kasir yang diduga menyalahgunakan kewenangan.

3. Mencopot Julfar sebagai agen Desa Nipa karena diduga menguasai dana nasabah secara tidak sah.

4. Polisi bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut kasus ini tanpa pilih kasih.

5. Pegadaian bertanggung jawab penuh atas kerugian yang dialami masyarakat, tanpa upaya “cuci tangan”.


“Ini bukan persoalan yang bisa diselesaikan diam-diam. Jika tidak ada langkah konkret, kami akan menempuh aksi massa untuk memastikan keadilan ditegakkan. Kami tidak akan mundur, dan kami tidak akan diam,” tegas Rizal.


Fakta Kasus: Dari Rp800 Juta hingga Dugaan Rp1,9 Miliar


Kasus ini awalnya terungkap dengan estimasi kerugian sekitar Rp800 juta, namun penelusuran terbaru menunjukkan aliran dana mencurigakan hingga Rp1,9 miliar, yang ditransfer bertahap sejak Oktober 2025 hingga Maret 2026.


Listiani, karyawan Pegadaian yang juga menjadi korban, mengungkapkan bahwa dana gadai emas dialihkan ke rekening pribadi Julfar tanpa persetujuan. “Saya benar-benar tidak tahu soal transaksi itu. Tiba-tiba ada aliran dana besar dari rekening saya,” ujarnya.


Seluruh prosedur Listiani jalankan sesuai aturan, bahkan setelah mengikuti pelatihan operasional Pegadaian di Jakarta, namun praktik di lapangan menunjukkan dugaan penyimpangan serius.


Ironisnya, Listiani justru ikut menjadi sasaran tuntutan masyarakat, meski ia tidak menikmati dana tersebut.


Masuk Ranah Hukum, Mahasiswa Tekan Pegadaian


Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polres Bima Kota melalui SPKT oleh kuasa hukum korban. Tekanan juga datang dari SEMMI Cabang Bima, yang siap mengawal kasus hingga tuntas.


SEMMI bahkan melakukan penyegelan kantor UPC Pegadaian Ambalawi sebagai peringatan. “Jika tidak ada respons serius, kantor Pegadaian Ambalawi akan disegel total,” tegas perwakilan SEMMI.


Somasi resmi juga telah dilayangkan kepada Direktur Utama Pegadaian, OJK, dan Menteri BUMN sejak 26 Maret 2026.


Dugaan Pelanggaran Serius, Publik Menunggu Jawaban


SEMMI menilai kasus ini berpotensi menjadi perbuatan melawan hukum serius, bahkan bisa mengarah pada tindak pidana berat. Mereka menuntut:


* Pengembalian seluruh kerugian nasabah

* Transparansi penuh seluruh transaksi

* Sanksi tegas terhadap oknum yang terlibat


Mereka juga mengancam akan menggelar aksi besar-besaran dan mengawal proses hukum melalui jalur pidana, perdata, hingga administrasi.


“Ini bukan hanya soal Ambalawi, tapi soal kepercayaan publik yang tidak boleh dihancurkan,” tegas mereka.


Pegadaian Disorot, Publik Resah


Hingga kini, pihak terkait belum memberikan klarifikasi resmi. Masyarakat terus diliputi keresahan atas keamanan dana mereka.


Dengan dugaan aliran dana mencapai Rp1,9 miliar, kasus ini menjadi ujian serius bagi integritas Pegadaian. Apakah ini hanya ulah oknum, atau praktik yang lebih besar?


Publik kini menanti ketegasan aparat penegak hukum dan transparansi penuh dari Pegadaian.(C)

Tertimpa Roll Kertas, Karyawan PT.Indah Kiat Pulp & Paper Perawang Meninggal Dunia


 

Bedah Kasus.my.id-Perawang(Riau) 

Kecelakaan kerja yang terjadi di area produksi PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Perawang, Kabupaten Siak, Riau kini menjadi sorotan publik.setelah merenggut nyawa satu orang karyawan berinisial SF(46)di duga pasca tertimpa rool jumbo kertas berbobot lebih dari 3ton.

Kamis,02April 2026.


Berdasarkan informasi yang dihimpun,insiden tragis tersebut terjadi saat korban masuk kerja shift malam,tepatnya beberapa jam sebelum pulang kerja yang seharusnya pukul 07.00Wib pada hari tersebut.



Korban di ketahui sedang melaksanakan aktivitas rutin di tempat ia bekerja,di gudang Finishing Rool kertas sedang melakukan pengecekan, pembersihan peralatan serta lokasi kerja selang beberapa jam sebelum korban akan pulang kerja.


Kejadian berawal tanpa di sadari korban,saat SF sedang melakukan pembersihan lokasi kerja korban tidak menyadari adanya aktivitas lain di lokasi kerja yang seharusnya pada saat jam pembersihan semua alat/robot pemindahan rool kertas tidak ada lagi yang beroperasi,tambah seorang rekan korban saat di konfirmasi awak media.


Puncak kejadian saat pemindahan rool jumbo hingga akhirnya di duga alat/robot pemindah Rool jumbo mengalami kegagalan system operasi/ error yang mengakibatkan Rool jumbo yang sedang di naikkan mengalami gangguan system dan secara seketika turun berlahan hingga tepat berada pada posisi di atas korban, dengan gerakan spontan korban mencoba menghindar dan menyelamatkan diri,tapi na'as Rool jumbo dengan cepat menimpa bagian tubuh korban sehingga korban mengalami remuk pada bagian dada dan patah pada tulang kaki kiri.



Terkait pemindahan Rool jumbo kertas yang memiliki bobot besar

di duga kuat saat proses pemindahan Rool kertas berlangsung terjadi ketidakseimbangan dan ada gangguan system/ error pada alat Robot pengangkut rool jumbo sehingga mengakibatkan rool jumbo tergelincir dan jatuh berlahan menimpa korban.


Rekan kerja yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan pertama serta melaporkan kejadian tersebut kepada tim keselamatan di tempat kerja.



Tim tanggap darurat Perusahaan(K3) segera melakukan evakuasi korban dari lokasi kejadian. Namun, akibat luka berat yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia saat di bawa ke Klinik PT.IKPP.



Pihak keluarga korban meminta seluruh hak-hak korban agar dipenuhi sesuai dengan Undang-undang dan ketentuan yang berlaku.


Perusahaan juga diminta agar berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya faktor kelalaian, kerusakan alat, atau prosedur kerja yang tidak berjalan optimal.


Salah seorang Tokoh Masyarakat setempat meminta Pihak Perusahaan untuk

Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) di area kerja terkait,Memperketat pengawasan terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

Memberikan penguatan pelatihan keselamatan bagi seluruh karyawan,

Melakukan audit terhadap peralatan kerja dan sistem pengamanan di area produksi.


Peristiwa ini menjadi pengingat kita bersama bahwa tingginya risiko dalam industri manufaktur berat, sehingga penerapan disiplin K3 secara ketat menjadi hal yang mutlak untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang,mengingat telah sering terjadi kecelakaan kerja di PT.IKPP mulai dari korban mengalami catat hingga meninggal dunia.


Harapan masyarakat agar pihak APH dan intansi pemerintah harus segera mengambil tindakan tegas atas kejadian yang merenggut nyawa dari pekerja di PT IKPP tersebut ini akan menjadi peehatian publik jangan samapai masyarakat ber asumsi karena ini perusahaan besar tidak ada nya keberanian dari APH dan pihak pemerintah untuk mengambil tindakan tegas.



Dari hasi komfirmasi kepada humas PT IKPP Armadi, Beliau merespon dengan lisan dan juga tulisan.

Secara tulisan nya di bawah ini :


Terkait dengan insiden kecelakaan kerja yang terjadi di area operasional, dapat kami sampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 2 April 2026 sekitar pukul 05.56 WIB di area RH3 Auto Warehouse, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk – Perawang Mills. Insiden melibatkan salah satu karyawan, atas nama Syafrianto (48 tahun), yang bertugas sebagai operator di area tersebut.


Berdasarkan kronologi awal, korban telah melaksanakan aktivitas kerja sesuai prosedur, termasuk memimpin briefing keselamatan sebelum memulai pekerjaan. Insiden terjadi saat terdapat gangguan operasional pada crane (error code 97), dan pada saat pengecekan di lapangan, korban ditemukan dalam kondisi terhimpit material roll. Tim operasional segera melakukan evakuasi bersama tim safety dan fasilitas pendukung lainnya, serta korban langsung dibawa ke klinik perusahaan.


Perusahaan sangat berduka atas kejadian ini dan menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini, Perusahaan telah melakukan koordinasi dengan pihak berwenang terkait untuk mendukung proses penanganan dan investigasi lebih lanjut. Selain itu, Perusahaan juga memastikan seluruh hak dan dukungan kepada keluarga korban akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Operasional Perusahaan secara umum tetap berjalan normal, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja yang ketat. Evaluasi menyeluruh sedang dilakukan sebagai bagian dari komitmen Perusahaan untuk terus memperkuat implementasi aspek Health, Safety, and Environment (HSE) guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.


Armadi

*Corporate Communications*

*PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk - Perawang mill


(Tim)

Hanura Kota Binjai Gelar Kegiatan Sosial dan Salurkan Bantuan Perbaikan Masjid Musyawarah Al Aziz



Bedah Kasus.my.id-Binjai 

  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Binjai kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di Masjid Musyawarah Al Aziz, Jalan Pandai Dingin, Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota.


Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyaluran bantuan untuk perbaikan fasilitas masjid, khususnya pada bagian tempat wudhu yang dinilai membutuhkan perhatian guna meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara jajaran pengurus Partai Hanura dengan masyarakat setempat.


Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DPC Hanura Kota Binjai, David Pane SH. yang didampingi oleh Sekretaris Alan Pane SH. Bendahara Agus Wandri S.i.kom serta Wakil Ketua IMAMA RUSYADI PANGAT SH .Turut hadir pula Ketua DPC Hanura Kabupaten Langkat, Abdul Rasyidin Pane SH .serta Ketua PAC Hanura Binjai Kota, Muhammad Amin yang ikut mendampingi jalannya kegiatan.


Dalam suasana yang penuh keakraban, masyarakat, khususnya ibu-ibu pengajian yang aktif di masjid tersebut, menyampaikan berbagai aspirasi kepada jajaran pengurus partai. Di antaranya adalah permintaan bantuan berupa seperangkat alat musik rebana untuk menunjang kegiatan keagamaan, busana gamis untuk kelompok pengajian, serta kebutuhan akan tenaga pengajar atau guru mengaji yang dapat membimbing anak-anak dan masyarakat sekitar dalam memperdalam ilmu agama.


Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi dan keterlibatan dalam dialog yang berlangsung secara terbuka. Aspirasi yang disampaikan tersebut menjadi perhatian serius bagi jajaran DPC Hanura Kota Binjai.


Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC Hanura Kota Binjai, David Pane SH. menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya maksimal untuk merealisasikan kebutuhan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda.


“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat dalam memakmurkan masjid dan menjaga kegiatan keagamaan tetap hidup. Aspirasi yang disampaikan hari ini menjadi catatan penting bagi kami. Untuk bantuan alat rebana dan busana gamis, kami akan upayakan realisasinya dalam waktu dekat,” ujar David Pane SH.


Ia juga menegaskan bahwa keberadaan guru mengaji menjadi prioritas utama, mengingat peran strategisnya dalam membentuk karakter dan pemahaman keagamaan masyarakat, khususnya generasi muda.


“Terkait permintaan guru mengaji, ini menjadi perhatian khusus kami. Kami akan segera berkoordinasi agar dapat menghadirkan tenaga pengajar yang kompeten. Harapannya, kegiatan belajar mengaji di masjid ini dapat berjalan lebih rutin dan terarah,” tambahnya.


Lebih lanjut, David Pane SH. menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen Partai Hanura untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat, tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.


Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pendidikan yang memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan religius.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta peninjauan langsung terhadap fasilitas masjid yang akan diperbaiki. Diharapkan, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi jamaah dan mendorong peningkatan aktivitas keagamaan di lingkungan Masjid Musyawarah Al Aziz.


Melalui kegiatan ini, DPC Partai Hanura Kota Binjai berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan sosial dan spiritual di Kota Binjai.

Ketua gerakan Aktivis Muda Rohil Kritik Narasi Larshen Yunus : Jangan Seret Urusan Privat ke Panggung Politik


Bedah Kasus My.Id| Pekanbaru, 3 April 2026 

Ketua Gerakan Aktivis Muda Rokan Hilir, Zulfan Asnan Dahlan, angkat bicara merespons polemik pemberitaan terkait rencana prosesi akad nikah Bupati Rohil, H. Bistamam. Ia menilai, polemik yang berkembang telah bergeser dari kritik konstruktif menjadi narasi yang cenderung menyerang ranah pribadi.


Zulfan menegaskan bahwa semua pihak, termasuk organisasi kepemudaan, seharusnya menjaga profesionalitas dalam menyampaikan kritik di ruang publik.


“Pernikahan adalah wilayah domestik dan ibadah yang sakral. Tidak elok jika momen privat ini ditarik ke ranah politik apalagi dijadikan alat pembunuhan karakter,” ujarnya.


Ia secara khusus menyinggung pernyataan Larshen Yunus, yang dinilai terlalu jauh masuk ke wilayah personal dan tidak lagi proporsional sebagai kritik kebijakan publik.


Menurut Zulfan, kritik terhadap pemerintah daerah memang penting, namun harus ditempatkan pada konteks yang tepat, bukan dengan mencampuradukkan urusan pribadi dengan kinerja jabatan.


“Kalau ingin mengkritik, fokuslah pada kebijakan, program, dan realisasi pembangunan. Jangan sampai kritik kehilangan kualitas karena dibungkus dengan narasi yang menyerang kehormatan pribadi,” tegasnya.


Terkait pelaksanaan acara di Hotel Pangeran Pekanbaru, Zulfan menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari tradisi keluarga yang telah berlangsung lama dan tidak memiliki kaitan dengan penggunaan anggaran daerah.


Ia menilai, upaya menghubungkan kegiatan tersebut dengan kondisi infrastruktur di Rokan Hilir merupakan bentuk kekeliruan logika yang berpotensi menyesatkan opini publik.


“Mengaitkan hajatan pribadi dengan persoalan infrastruktur adalah logical fallacy. Anggaran daerah memiliki mekanisme yang jelas dan terpisah dari urusan keluarga pejabat,” jelasnya.


Lebih jauh, Ketua gerakan aktivis muda rohil juga mengingatkan peran media dan aktivis digital agar tidak terjebak dalam framing yang berlebihan.


“Jangan sampai demi viralitas, substansi dikorbankan. Media dan aktivis harus menjaga etika serta akurasi informasi,” tambahnya.


Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga kondusivitas daerah serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah.


“Rokan Hilir butuh stabilitas, bukan kegaduhan. Mari kita jaga marwah daerah dengan tetap menjunjung adat, etika, dan akal sehat dalam menyikapi setiap isu,” pungkas nya


Editor Redaksi

Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah


Bedah Kasus My.Id| Pekanbaru 

Anggota Komisi X DPR RI, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, menegaskan pentingnya keberadaan kampus baru STIKes Tengku Maharatu sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan.


Hal tersebut disampaikan Karmila Sari saat menghadiri peresmian kampus baru STIKes Tengku Maharatu, Jumat (3/4/2026). Ia mengapresiasi keseriusan pihak yayasan dan civitas akademika dalam meningkatkan mutu pendidikan, serta menilai kehadiran kampus ini memiliki peluang besar dalam menjawab kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya di Provinsi Riau.


“Potensi dan kebutuhan tenaga kesehatan sangat besar. Ini harus diimbangi dengan distribusi yang baik agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin meningkat,” ujar Karmila Sari.


Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebagai solusi bagi masyarakat kurang mampu. Melalui program tersebut, mahasiswa dapat memperoleh pembiayaan pendidikan secara penuh hingga lulus, termasuk bantuan biaya hidup.


Karmila Sari pun mengajak lulusan SMA sederajat untuk memanfaatkan peluang tersebut agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.


Menurutnya, Keberadaan Stikes Maharatu juga bisa dirasakan manfaatnya di masyarakat setempat baik itu peluang beasiswa dan bakti sosial di bidang kesehatan. Kampus ke 3 ini semoga membuat STIKes Tengku Maharatu semakin maju dan memudahkan dalam berkembang menjadi universitas handal.


Ketua Yayasan STIKes Tengku Maharatu, Erika, MKep, SpMat, PhD, menyampaikan bahwa pembangunan kampus baru merupakan bagian dari visi besar institusi untuk menjadi pusat pendidikan kesehatan yang unggul di tingkat nasional maupun global. Fasilitas yang lebih lengkap diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran yang inovatif serta melahirkan tenaga kesehatan yang profesional dan berdedikasi tinggi.


Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XVII, Dr H Nopriadi, SKM, MM, menekankan bahwa pengembangan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas akademik. Ia mendorong agar lulusan STIKes Tengku Maharatu tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi digital di sektor kesehatan.


Pemerintah Kota Pekanbaru yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Masykur Tarmizi, SSTP, MSi turut menyambut baik peresmian kampus tersebut. Ia menyebut peningkatan angka partisipasi pendidikan menjadi prioritas daerah, dan kehadiran perguruan tinggi diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil, khususnya di bidang kesehatan.


Editor : Redaksi

Dari Olahraga hingga Hiburan, Rutan Ambon Semarakkan HBP ke-62


Bedah Kasus My.Id| Ambon 

Dalam rangka menyongsong Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon menghadirkan beragam kegiatan menarik yang melibatkan warga binaan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang hiburan, tetapi juga untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental serta mempererat kebersamaan di dalam rutan.


Pelaksana Tugas Kepala Rutan Ambon, Jefry A. Persulessy, mengungkapkan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung mulai 4 hingga 27 April 2026, dengan berbagai agenda yang telah disiapkan secara matang.


“Sejak tanggal 4 April kami mulai melakukan persiapan, termasuk penataan lokasi dan persiapan seremoni pembukaan. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada 27 April,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).


Pembukaan resmi dijadwalkan pada 8 April 2026 dan akan dimeriahkan dengan pentas musik serta hiburan bagi warga binaan, guna menciptakan suasana positif di lingkungan rutan.


Memasuki agenda inti, berbagai perlombaan akan digelar mulai 9 hingga 21 April. Di antaranya pertandingan gawang mini dan bola voli yang menjadi ajang favorit. Selain itu, lomba catur dan domino akan berlangsung pada 9 hingga 14 April.


Tak hanya olahraga dan permainan, kegiatan lain yang juga digelar adalah senam zumba pada 11 April serta lomba kebersihan kamar. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran warga binaan akan pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.


“Kami ingin warga binaan tetap aktif, sehat, dan memiliki kegiatan positif. Lomba kebersihan kamar juga menjadi bagian penting agar mereka terbiasa menjaga lingkungan,” jelas Persulessy.


Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan hadiah bagi para pemenang lomba. Meski sederhana, hadiah tersebut diharapkan dapat memotivasi warga binaan untuk berpartisipasi aktif.


Persulessy berharap seluruh warga binaan dapat ikut serta dalam setiap kegiatan yang digelar. Menurutnya, aktivitas positif seperti ini dapat membantu menjaga kesehatan sekaligus mengurangi pikiran negatif selama menjalani masa pembinaan.


“Harapannya semua bisa terlibat, sehingga mereka tetap produktif dan memiliki semangat kebersamaan,” tambahnya.


Melalui rangkaian kegiatan ini, Rutan Ambon berupaya menciptakan suasana pembinaan yang lebih humanis, kondusif, dan penuh energi positif, sekaligus mendukung proses pembinaan yang lebih baik bagi seluruh warga binaan. (C)

---

Jum'at di Awal Bulan, Yayasan Tanjak Bertuah Riau Berbagi di Depan Polda Riau


Bedah Kasus My.Id| Pekanbaru 

Semangat berbagi kembali digaungkan Yayasan Tanjak Bertuah Riau melalui kegiatan “Jum’at Berkah” yang digelar di depan Polda Riau, Jum’at (03/04/2026).Jalan Pattimura kota Pekanbaru.


Kegiatan ini menjadi penanda aktifnya kembali aksi sosial yayasan setelah jeda selama bulan Ramadhan. Dengan penuh kepedulian, para relawan turun langsung membagikan nasi kotak kepada masyarakat, khususnya pengendara, pekerja harian, dan warga yang melintas di kawasan tersebut.


Penasehat Yayasan Tanjak Bertuah Riau, Muliady, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi yayasan dalam menebar manfaat bagi masyarakat luas.


“Jum’at Berkah ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi bentuk kepedulian nyata kepada sesama. Setelah Ramadhan, kami kembali bergerak agar keberkahan itu terus mengalir,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan,"Terkadang, kita lupa

Bahwa di luar sana masih banyak saudara kita yang menahan lapar, yang menunggu uluran tangan, yang mungkin hanya berharap ada satu pintu kebaikan yang terbuka untuk mereka."


Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami dari Tanjak Bertuah Provinsi Riau ingin mengingatkan diri kami sendiri—bahwa hidup bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang apa yang bisa kita berikan.


Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua yang tergabung dalam yayasan Tanjak Bertuah yang telah menjadi bagian dari kebaikan ini. Semoga setiap nasi yang dibagikan, setiap senyum yang tercipta, menjadi saksi amal jariyah yang tak terputus.


Karena sejatinya kebaikan sekecil apa pun, jika dilakukan dengan ikhlas, akan terasa besar di hadapan Allah SWT."ujarnya



Aksi sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas, terlihat dari antusiasme dan rasa syukur yang terpancar di wajah para penerima manfaat.

Yayasan Tanjak Bertuah Riau berkomitmen untuk terus menjalankan program-program sosial secara berkelanjutan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat nilai kepedulian dan gotong royong.


Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Jum’at Berkah di depan Polda Riau menjadi simbol bahwa berbagi tidak harus menunggu besar, cukup dimulai dengan niat tulus dan langkah nyata.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done