BEDAH KASUS

Kamis, 19 Februari 2026

Diduga Penyelundupan Minyak Bersubsidi di Gudang Wilayah Muara Basung, Masyarakat Pertanyakan Peran APH


Bedah kasus My Id| Muara Basung 

Dugaan aktivitas penyelundupan minyak bersubsidi kembali menjadi sorotan masyarakat di wilayah Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau. Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan adanya sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penampungan minyak bersubsidi dalam jumlah besar.


Berdasarkan catatan dokumentasi yang beredar, sejumlah jeriken berisi bahan bakar tampak tersusun di dalam area gudang. Warga setempat menyebut gudang tersebut diduga milik seseorang berinisial Purba. Namun hingga saat ini, kebenaran kepemilikan serta legalitas aktivitas di lokasi tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut dari pihak berwenang.


Masyarakat mempertanyakan apakah aktivitas tersebut telah memiliki izin resmi, mengingat minyak bersubsidi diperuntukkan bagi kebutuhan masyarakat luas dan bukan untuk diperjualbelikan kembali secara ilegal.


“Jika benar ini minyak bersubsidi, kami meminta aparat segera turun tangan karena sangat merugikan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.


Sorotan publik juga mengarah kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Warga menilai perlu adanya langkah tegas agar tidak muncul dugaan pembiaran terhadap praktik penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.


Pengamat lokal menilai, apabila terbukti terjadi penimbunan atau penyelundupan, maka tindakan tersebut melanggar aturan distribusi energi bersubsidi dan dapat dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai aktivitas gudang tersebut. Masyarakat berharap aparat segera melakukan investigasi terbuka untuk memastikan fakta di lapangan serta menjaga keadilan distribusi BBM bersubsidi.


Editor : Redaksi

Syahdunya Malam Kedua Ramadhan, Kalapas dan Warga Binaan Berbaur dalam Tarawih dan Lantunan Ayat Suci


Bedah kasus My.Id| Bandar Lampung 

Keheningan malam di balik kokohnya jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung terasa begitu menyejukkan pada Kamis (19/02). Memasuki malam kedua bulan suci Ramadhan, kehangatan ukhuwah kembali terjalin saat Kepala Lapas (Kalapas) Ike Rahmawati beserta jajaran petugas melebur tanpa sekat melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah dengan Warga Binaan.


Pemandangan ini menyajikan potret harmonis yang luar biasa. Di tengah pengawasan pengamanan yang tetap melekat dan siaga, area Lapas seolah bertransformasi menjadi pondok pesantren yang mengalirkan kedamaian bagi penghuninya.


"Di momen seperti ini, sekat status itu lebur, kita semua sama-sama hamba yang mencari keberkahan dan ampunan-Nya," tutur Ike Rahmawati dengan hangat di sela-sela pergantian bacaan juz.


Lantunan ayat suci yang bersahutan di malam kedua ini seolah menjadi pelita penyejuk batin. Kebersamaan dalam ibadah ini diharapkan terus menjadi energi positif yang tak hanya membawa kedamaian di lingkungan Lapas Kelas I Bandar Lampung, tetapi juga menjadi jalan terang bagi perbaikan akhlak seluruh warga binaan.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #MalamKeduaRamadhan #TarawihBersama #TadarusAlQuran #SyahduDiLapas #PembinaanSpiritual #BandarLampung

Warga Apresias Bupatii H. Bistamam dan Kadis PUTR Khoirul Fahmi atas Pembangunan Jembatan Teluk Pulai Panipahan


Bedah kasus My Id| Rokan Hilir 

Kamis'19-Feb 2026 Masyarakat Teluk Pulai Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah atas perbaikan dan pembangunan jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga.


Apresiasi tersebut ditujukan kepada Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, serta Kepala Dinas PUTR Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi, ST, yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur penghubung di wilayah pesisir Teluk Pulai Panipahan.


Pembangunan jembatan tersebut kini memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar transportasi hasil perikanan, akses pendidikan, serta mobilitas ekonomi warga yang sebelumnya terkendala akibat kondisi jembatan yang rusak.


Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur di daerah mereka.


“Terima kasih kepada Bapak Bupati Rokan Hilir dan Kepala Dinas PUTR yang telah memperbaiki dan membangun jembatan di Teluk Pulai Panipahan. Sekarang akses masyarakat jauh lebih aman dan lancar,” ujar masyarakat setempat 'Kamis 19/2/2026


Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi, ST, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan Teluk Pulai Panipahan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah pesisir.


“Perbaikan dan pembangunan jembatan ini menjadi prioritas karena merupakan jalur vital masyarakat. Kami menjalankan program ini sesuai arahan Bapak Bupati Rokan Hilir agar pembangunan infrastruktur dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. 


Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi infrastruktur guna memastikan keamanan dan keberlanjutan fungsi jembatan bagi masyarakat dalam jangka panjang.



Editor : Redaksi

Satresnarkoba Polres Kuansing Tangkap Pengedar Sabu dan Ekstasi di Sungai Jering

 


Bedah Kasus.My.id-KUANTANSINGINGI

Tim Elang Kuantan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kuantan Singingi kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial RDA (31) diamankan atas dugaan sebagai pengedar narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dalam penggerebekan di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, sekira pukul 16.00 WIB. Rabu (18/2/2026).


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP Hasan Basri, S.H., M.H., menyampaikan bahwa penangkapan tersebut dilakukan di sebuah rumah kontrakan yang diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkotika.


“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di wilayah Sungai Jering. Setelah dilakukan penyelidikan, tim elang kuantan langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan satu orang tersangka di dalam rumah kontrakan tersebut,” ujar AKP Hasan Basri.


Dalam penggeledahan yang disaksikan perangkat desa setempat, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 3 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor total 9,62 gram, 1 buah pipet kaca pyrex berisikan diduga sabu, serta 1 butir pil ekstasi dengan berat kotor 0,39 gram. Selain itu, turut diamankan alat hisap (bong), plastik klip kosong berbagai ukuran, 2 korek api, 1 helm merk NHK warna hitam, 1 unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam Nopol BM 805 KO, 1 unit handphone merk VIVO Y400 warna hijau, serta uang tunai sebesar Rp500.000 yang diduga hasil transaksi.


Dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial R yang saat ini masih dalam penyelidikan. Barang tersebut didapat dengan sistem kerja untuk diedarkan kembali.


“Tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Kuansing untuk proses penyidikan lebih lanjut. Hasil tes urine menunjukkan tersangka positif mengandung amphetamine,” jelasnya.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana telah diubah dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.


Polres Kuansing menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi demi menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.


Sumber: Humas Polres Kuanta Singingi

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Bukit Batu ,sungai selari sei Pakning bekerja sama jual beli BBM ke mafia.


Bedah kasus My.Id| Bengkalis 

Aktivitas dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menjadi perhatian setelah ditemukan kegiatan mencurigakan di salah satu SPBU wilayah Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Kamis (19/02/2026) sekitar pukul 11.34 WIB.


Berdasarkan dokumentasi lapangan, terlihat sebuah kendaraan diduga melakukan pengisian BBM secara berulang dengan pola yang tidak lazim mengisi ke drigen Liter. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya praktik penyaluran BBM bersubsidi yang tidak sesuai dengan ketentuan peruntukan.


BBM bersubsidi yang disalurkan melalui jaringan Pertamina sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, khususnya sektor transportasi kecil serta pelaku usaha mikro. 


Apabila terjadi penyalahgunaan, hal tersebut berpotensi merugikan masyarakat luas dan mengganggu stabilitas distribusi energi.


Sejumlah warga berharap pihak terkait segera melakukan pengawasan lebih ketat serta penindakan tegas terhadap oknum yang terlibat apabila terbukti melanggar aturan. Transparansi dan penertiban distribusi BBM bersubsidi dinilai penting agar program subsidi pemerintah tepat sasaran.


Editor : Redaksi

Tim RAGA Polres Kuansing Melaksanakan Patroli Cipkondusif, Situasi Kota Taluk Kuantan Aman dan Kondusif



Bedah Kasus.My.id-KUANTANSINGINGI

 Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Tim RAGA Polres Kuantan Singingi melaksanakan patroli cipta kondisi (Cipkondusif) pada Kamis (19/2/2026) malam.


Kegiatan patroli yang dimulai pukul 22.00 WIB hingga 00.00 WIB tersebut dilaksanakan secara mobile dengan menyasar sejumlah titik keramaian di Kota Taluk Kuantan, di antaranya sekitaran Limuno, Sport Centre Teluk Kuantan, Kantor Bupati Kuansing, serta lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hari.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa patroli Tim RAGA merupakan langkah preventif sekaligus bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman.


“Patroli ini kita laksanakan sebagai upaya cipta kondisi untuk memastikan situasi kamtibmas tetap terjaga. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari,” ujar Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, Tim RAGA tidak hanya melakukan patroli pengawasan, tetapi juga memberikan imbauan kepada para remaja agar tidak terlibat dalam tindak pidana maupun kenakalan remaja. Petugas juga mengingatkan para pemuda yang menggunakan kendaraan bermotor agar tidak melakukan aksi balap liar di jalan umum karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Selama kegiatan berlangsung, Tim RAGA turut melaksanakan kegiatan pre-emtif, preventif, penegakan hukum (gakkum), serta kegiatan kehumasan sebagai bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat.


AKBP Hidayat Perdana menegaskan bahwa dari hasil patroli yang dilaksanakan, tidak ditemukan adanya tindak pidana maupun gangguan kamtibmas.


“Secara umum, situasi kamtibmas di Kota Taluk Kuantan dalam keadaan aman dan kondusif. Patroli berjalan dengan lancar tanpa adanya kejadian menonjol,” jelasnya.


Kapolres juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kuansing untuk terus bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.


“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi yang tetap aman dan kondusif,” tutup Kapolres.


Sumber: Humas Polres Kuanta Singingi



Tradisi Mandi Balimau Dipadati Ribuan Warga, Kapolres Kuansing Pastikan Pengamanan Humanis dan Maksimal 



Bedah Kasus.My.id-KUANTANSINGINGI

Tradisi Mandi Balimau menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M di Kabupaten Kuantan Singingi berlangsung semarak dan dipadati sekian ribu masyarakat dari berbagai kecamatan, Jajaran Polres Kuansing hadir di tengah masyarakat untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Rabu (18/2/2026).


Sejumlah lokasi pemandian dan objek wisata menjadi pusat keramaian. Di wilayah hukum Polsek Kuantan Tengah, pengamanan difokuskan di Pelangi Water Park Kelurahan Simpang Tiga, Kolam Renang Surya Farm Teluk Kuantan Desa Beringin Taluk, serta Pemandian Mudiak Sungai Desa Pulau Kedundung. Ribuan warga memadati lokasi tersebut sejak siang hari untuk melaksanakan tradisi tahunan yang sarat makna ini.


Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho, S.H., M.H., bersama personel yang sebelumnya telah mengikuti apel kesiapan guna memastikan pengamanan berjalan maksimal. Petugas tidak hanya melakukan penjagaan, tetapi juga aktif memberikan imbauan keselamatan kepada para pengunjung.


Di Kecamatan Hulu Kuantan, ratusan warga turut memadati Objek Wisata Air Terjun Batang Ogan Desa Lubuk Ambacang dan Air Terjun Sungai Kandi Desa Sungai Kelelawar. Mengingat kondisi geografis yang memiliki potensi kerawanan, personel Polsek Hulu Kuantan disiagakan untuk mengantisipasi kecelakaan air dan mengatur ketertiban pengunjung.


Sementara itu di Kecamatan Singingi, masyarakat memadati Sungai Sialang Desa Pulau Padang dan Pemandian Ardisa Desa Logas. Pengamanan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Singingi IPDA Hendra Arif, S.H., dengan dukungan personel Polri dan tenaga kesehatan. Patroli dilakukan menyusuri tepian sungai hingga menggunakan rubber boat guna memastikan keamanan masyarakat yang mandi di aliran sungai.


Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis sebagai wujud pelayanan Polri kepada masyarakat.


“Kehadiran kami bukan semata melakukan pengamanan, tetapi juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang menjalankan tradisi Mandi Balimau. Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, dengan terus mengingatkan pentingnya keselamatan, khususnya bagi anak-anak,” ungkap Kapolres.


Ia juga mengimbau para orang tua agar tidak lengah dalam mengawasi anak saat berada di lokasi pemandian, serta meminta pengunjung mematuhi arahan petugas dan pengelola tempat wisata.


“Momentum menyambut Ramadhan ini hendaknya kita jalani dengan penuh suka cita namun tetap mengutamakan keselamatan. Mari bersama kita jaga ketertiban dan keamanan agar tradisi ini tetap menjadi warisan budaya yang membawa kebaikan dan kebersamaan,” tambahnya.


Secara keseluruhan, pelaksanaan Tradisi Mandi Balimau di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kepolisian di tengah ribuan masyarakat menjadi bukti komitmen Polres Kuansing dalam memberikan pelayanan terbaik, sekaligus mempererat sinergi dengan masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadhan.


Sumber: Humas Polres Kuantan Singingi

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done