BEDAH KASUS

Jumat, 27 Maret 2026

IMA MADINA PEKANBARU GELAR HALAL BIHALAL DAN DIALOG INTERAKTIF, PERKUAT SOLIDARITAS DEMI MANDAILING NATAL YANG BERKEMAJUAN


Bedah Kasus My.Id| Panyabungan 

Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru sukses menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus Dialog Interaktif yang berlangsung dengan penuh khidmat, kehangatan, dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merajut kembali ukhuwah serta memperkuat solidaritas antar anggota, kader, dan alumni serta teman teman mahasiswa paguyuban dari berbagai daerah yang tentu putra dan putri terbaik kabupaten Mandailing Natal 


Kegiatan yang Berlangsung di Dilan Coffee Shop panyabungan itu mengusung tema:


“Merajut Ukhuwah di Idul Fitri, Menguatkan Solidaritas Anggota, Kader dan Alumni IMA Madina Pekanbaru dalam Membangun Mandailing Natal yang Berkemajuan.”


Acara ini dihadiri oleh seluruh elemen keluarga besar IMA Madina Pekanbaru, mulai dari pengurus, anggota aktif, hingga alumni yang turut memberikan energi positif dalam mempererat hubungan kekeluargaan di perantauan serta teman-teman mahasiswa/i paguyuban dari berbagai daerah provinsi maupun kabupaten dan kota 


Ketua Umum IMA Madina Pekanbaru, Gusti Pardamean Nasution, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan ruang konsolidasi moral dan intelektual bagi mahasiswa Mandailing Natal untuk terus menjaga persatuan serta mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.


Halal bihalal ini adalah titik temu hati dan pikiran. Kita tidak hanya saling memaafkan, tetapi juga memperkuat komitmen untuk hadir sebagai generasi yang bertanggung jawab terhadap masa depan Mandailing Natal,” tegasnya.


Sekretaris Jenderal IMA Madina Pekanbaru, Aji Pangestu, dalam pandangannya menekankan pentingnya menjaga konsistensi gerakan agar tidak berhenti pada wacana semata.

“Kita tidak kekurangan forum, akan tetapi seringkali kekurangan keberlanjutan. Apa yang dibahas hari ini harus menjadi pijakan gerakan ke depan. Mahasiswa tidak boleh hanya kuat di ruang diskusi, tetapi juga harus hadir dalam realitas sosial—mengawal kebijakan, mengkritisi ketimpangan, dan berdiri bersama masyarakat,” ujarnya dengan tegas.


Ia juga menyoroti bahwa tantangan terbesar organisasi mahasiswa hari ini adalah menjaga integritas dan keberpihakan.

“Jika mahasiswa mulai kehilangan keberanian dan idealisme, maka yang tersisa hanyalah formalitas organisasi. IMA Madina harus tetap menjadi rumah perjuangan—bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi tempat lahirnya keberanian untuk melawan ketidakadilan,” tambahnya.


Terakhir Ketua Pelaksana, Mhd Sopian Pulungan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan acara. Ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat gerakan kolektif mahasiswa dalam menjawab berbagai tantangan sosial di daerah.


Dialog interaktif yang menjadi bagian utama acara berlangsung dinamis dan penuh gagasan kritis. Berbagai isu strategis terkait pembangunan daerah, peran pemuda, serta kontribusi mahasiswa dalam mendorong perubahan positif di Mandailing Natal menjadi topik utama pembahasan.


Kegiatan ini ditutup dengan suasana penuh keakraban, memperlihatkan bahwa kekuatan utama IMA Madina Pekanbaru terletak pada soliditas dan semangat persaudaraan yang terus terjaga.

Melalui kegiatan ini, IMA Madina Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah perjuangan intelektual dan sosial bagi mahasiswa Mandailing Natal, serta menjadi bagian dari solusi dalam mendorong kemajuan daerah.

Kamis, 26 Maret 2026

Konsistensi Keamanan Terjaga, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung Pimpin Deteksi Dini dan Sapa Warga Binaan


Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung 

Bukti nyata bahwa sistem pengamanan tidak pernah absen terus ditunjukkan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung. Pada Jumat, 27 Maret, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, memimpin langsung seluruh jajaran untuk melaksanakan kegiatan deteksi dini dengan menyisir seluruh area blok hunian.


Kegiatan rutin ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban secara berkelanjutan. Ike Rahmawati bersama seluruh petugas bergerak menyusuri setiap lorong blok hunian guna memastikan kondisi fisik sarana prasarana pengamanan berfungsi dengan sangat baik. Di sela sela kegiatan penyisiran, jajaran petugas juga secara aktif menyapa para warga binaan yang sedang beraktivitas di sekitar kamar hunian.


Pendekatan yang diterapkan dalam interaksi tersebut selalu berpegang teguh pada prinsip tegas dan humanis. Para petugas memberikan arahan apabila ditemukan hal yang tidak sesuai tata tertib, namun tetap mengedepankan komunikasi yang santun dan memanusiakan manusia. Hal ini sejalan dengan instruksi pimpinan yang menekankan bahwa penciptaan lingkungan yang aman adalah tugas kolektif seluruh elemen di dalam institusi.


"Saya pastikan sistem pengamanan di sini tidak pernah absen satu hari pun, ini adalah wujud tanggung jawab kita bersama. Saya selalu mengingatkan seluruh jajaran agar terus turun langsung menyapa warga binaan dengan sikap yang tegas dan humanis agar suasana tetap aman dan sangat kondusif," tutur Ike Rahmawati memberikan arahan di tengah area blok hunian.


Melalui konsistensi pelaksanaan deteksi dini ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung memastikan lingkungan pemasyarakatan selalu berada dalam keadaan tertib. Keseimbangan antara ketegasan aturan dan sentuhan kemanusiaan menjadi kunci utama terwujudnya ruang pembinaan yang nyaman bagi semua pihak.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #DeteksiDini #KeamananLapas #TegasHumanis #KontrolBlokHunian #BandarLampung

Perkuat Sinergi, Insan Media Gelar Audiensi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis


Bedah Kasus My.Id| BENGKALIS 

Dalam upaya memperkuat penyebaran informasi terkait program pembangunan kelautan dan perikanan, jajaran perwakilan media melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis pada,, Kamis 26 Maret 2026.

Pertemuan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyelaraskan persepsi antara pemerintah daerah dan awak media dalam mengawal program pemberdayaan nelayan serta budidaya perikanan di wilayah berjuluk Negeri Junjungan tersebut.


​Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, terdapat beberapa poin strategis yang menjadi fokus pembicaraan:

• ​Pemberdayaan Nelayan Lokal: Pembahasan mengenai bantuan sarana dan prasarana penangkapan ikan bagi nelayan tradisional di pesisir Bengkalis.

• ​Optimalisasi Potensi Budidaya: Rencana pengembangan komoditas unggulan seperti udang vaname dan ikan air tawar guna mendongkrak ekonomi kerakyatan.

• ​Ketahanan Pangan dan Stunting: Peran sektor perikanan dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting melalui kampanye Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).

• ​Transparansi Informasi: Komitmen Dinas Perikanan untuk memberikan akses informasi yang akurat bagi media terkait capaian kinerja dan serapan anggaran.


​Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, yang di hadiri Sekertaris  HASBULLAH, S.Ag, M.Si, Kepala Bidang Perikanan Budidaya SUSI FENIYANTI, S.Pi ,Kepala Sub Bagian Penyusunan Program, Umum Dan Kepegawaian SRI HANDAYANI, S.T  menyambut baik inisiatif insan pers ini. Beliau menekankan bahwa media adalah mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat luas.


​"Kami sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan media. Kami sadar bahwa sehebat apa pun program yang kami buat, tanpa publikasi yang luas dari media, manfaatnya tidak akan tersampaikan secara maksimal kepada masyarakat, khususnya para nelayan kita," ujar HASBULLAH


​Sementara itu, perwakilan media Hisar Tambunan, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral media untuk ikut serta mengawasi dan mendukung pembangunan daerah.


Audiensi ini diharapkan dapat melahirkan kolaborasi yang lebih intens ke depannya. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan masyarakat Kabupaten Bengkalis dapat lebih mudah mengakses informasi terkait bantuan hibah, pelatihan bibit, hingga akses pasar bagi hasil tangkapan mereka.

​Pertemuan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen untuk menjaga komunikasi dua arah yang lebih efektif antara Dinas Perikanan dan para jurnalis.

Rabu, 25 Maret 2026

Rajut Kebersamaan Lewat Olahraga, Kalapas Tanding Voli Bersama Petugas dan Warga Binaan


Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung 

Suasana penuh semangat dan sportivitas mewarnai lapangan olahraga Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung pada Kamis, 26 Maret. Guna menjaga kebugaran fisik sekaligus mempererat tali silaturahmi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, turun langsung mengikuti pertandingan persahabatan bola voli bersama jajaran petugas dan warga binaan.


Kegiatan olahraga ini menjadi momentum unik di mana sekat antara petugas dan warga binaan melebur dalam semangat kerja sama tim melalui aksi sparring yang kompetitif namun tetap bersahabat. Pertandingan berlangsung seru dengan reli panjang dan kerja sama tim yang solid. Kehadiran Ike Rahmawati di tengah lapangan memberikan motivasi tambahan bagi para pemain, sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di dalam institusi dilakukan melalui pendekatan yang sangat humanis dan partisipatif.


Melalui olahraga bola voli ini, kesehatan fisik para petugas dan warga binaan tetap terjaga pasca padatnya aktivitas layanan Idul Fitri. Selain manfaat kesehatan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana relaksasi guna mengurangi kejenuhan, sehingga stabilitas keamanan di dalam blok hunian tetap terjaga melalui interaksi positif yang terbangun secara alami di lapangan.


"Olahraga bersama ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan tentang sportivitas dan kesehatan. Saya ingin kita semua tetap bugar dan kompak pasca kesibukan layanan lebaran kemarin. Mari kita jaga suasana harmonis ini agar komunikasi antara petugas dan warga binaan selalu terjalin dengan baik," ujar Ike Rahmawati di sela sela pertandingan bola voli tersebut.


Kegiatan ini membuktikan bahwa pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung senantiasa mengedepankan cara cara kreatif untuk membangun suasana kondusif. Dengan terjaganya kesehatan dan kekompakan seluruh elemen di dalam institusi, diharapkan pelaksanaan tugas pengamanan dan pelayanan publik ke depan dapat berjalan semakin optimal dan penuh semangat.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #OlahragaBersama #BolaVoli #KebersamaanLapas #WargaBinaanSehat #Sportivitas #BandarLampung

Perkuat Keamanan Pasca Lebaran, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung dan Tim Satopspatnal Lakukan Deteksi Dini di Blok Hunian



Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung 

Komitmen menjaga stabilitas keamanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung terus ditingkatkan melalui langkah preventif yang nyata. Pada Kamis, 26 Maret, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, didampingi jajaran Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal memimpin langsung kegiatan deteksi dini dengan menyisir seluruh blok hunian warga binaan.


Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan mendetail terhadap kondisi fisik bangunan, sarana prasarana keamanan, serta pemantauan aktivitas warga binaan di dalam kamar hunian. Selain melakukan pengawasan ketat, Ike Rahmawati bersama tim juga menyapa para warga binaan secara langsung guna mendengarkan aspirasi serta memastikan hak-hak mereka terpenuhi dengan baik pasca perayaan Idul Fitri.


Dalam setiap interaksi di lapangan, pimpinan institusi menekankan pentingnya keseimbangan antara ketegasan aturan dan pendekatan kemanusiaan. Hal ini menjadi atensi utama bagi seluruh personel Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal agar dalam menjalankan fungsi pengawasan, mereka tetap mampu menjalin komunikasi yang persuasif namun tidak berkompromi terhadap segala bentuk pelanggaran tata tertib.


"Deteksi dini harus dijalankan secara rutin dan teliti. Seluruh tim tetap kedepankan sikap tegas namun humanis saat menyapa dan memeriksa blok hunian warga binaan demi menjaga kondusivitas," tegas Ike Rahmawati saat memberikan instruksi di area blok hunian.


Melalui aksi kontrol blok yang dilakukan secara intensif ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung memastikan bahwa setiap potensi gangguan keamanan dapat diredam sedini mungkin. Sinergi antara ketegasan pengamanan dan pelayanan yang humanis menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan jauh dari segala bentuk penyimpangan.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #DeteksiDini #Satopspatnal #TegasHumanis #KeamananLapas #KontrolBlok #BandarLampung

“MENGERIKAN!!! PABRIK ROKOK ILEGAL DI BATAM, DIDUGA KEJAR 25,6 JUTA PER BATANG DENGAN PENGHASILAN PER HARI PULUHAN JUTA! BEA CUKAI DIMANA?!”


Bedah Kasus My Id| BATAM 

Dugaan produksi rokok ilegal berskala monster di Kawasan Industri Batam Center, bikin publik bertanya tanya dengan tegas:

“Ini produksi ilegal atau pabrik monster resmi? Kok bisa beraktivitas, tanpa kedengaran sama sekali?!”

Informasi yang beredar menunjukkan empat merek — HD, OFO, T3, PSG — diduga memproduksi tanpa pita cukai.

Dan ini bukan dalam skala rumahan… tetapi  ini sudah termasuk dalam level industri besar!

 DATA LAPANGAN YANG MENGERIKAN:

1 shift → 3.2 juta batang

2 shift → 6.4 juta batang per merek

4 merek → 25.6 juta batang per hari

Jadi jika seluruhnya tanpa pita cukai?

 MAKA KERUGIAN NEGARA YANG DI PEROLEH SEBESAR Rp25,6 MILIAR PER HARI! Sangat mengerikan.


Sebulan = Rp768 MILIAR lenyap!

PUBLIK MULAI MENDESAK: DI GIMANA TINDAKAN BEA CUKAI BATAM?

Nama Kepala Bea Cukai Batam,  ,  Agung Widodo,s, sos. sekarang menjadi sorotan publik karena wilayah operasi ini berada tepat di bawah pengawasan institusinya.

Bukan menuduh, tapi wajar kalau masyarakat bertanya-tanya:

“Apakah pengawasan BEA CUKAI bocor? Atau ada oknum yang bekerja sama dengan pabrik rokok ilegal ini ?”

Dengan skala produksi sebesar ini,tidak mungkin luput jika pengawasan berjalan normal.

DALAM UNDANG-UNDANG SUDAH JELAS BERBUNYI!

UU No. 39 Tahun 2007 tentang Cukai:

Pasal 54

Menjual atau mengedarkan rokok tanpa pita cukai:

 Penjara 1–5 tahun

Denda 2x–10x nilai cukai

Pasal 55

Memproduksi tanpa izin resmi di kenakan SANKSI PIDANA.


Artinya? Kalau dugaan ini benar, maka ancaman hukumannya sangat berat!

PUBLIK MENANTI AKSI GERAK CEPAT UNTUK MENINDAK LANJUTI KABAR BERITA INI!!


Masyarakat menuntut: Adanya pemeriksaan seluruh gudang di Batam Center.

 Audit izin, mesin, dan alur produksi

Transparansi dari Bea Cukai

Penindakan tanpa pandang bulu jika terbukti pelanggaran

Ini bukan hanya tentang soal kerugian negara, tetapi juga soal keadilan dan persaingan sehat di pasar.


MENUNGGU PERNYATAAN RESMI

Hingga kini, pihak dari Bea Cukai Batam maupun pemilik gudang belum ada angkat bicara atas beredarnya berita ini.

Media tetap membuka hak jawab sesuai UU Pers & Kode Etik Jurnalistik.

BARISAN MUDA JAGA SUMUT APRESIASI KINERJA KALAPAS KELAS I MEDAN


Bedah Kasus My.Id| Medan 

Barisan Muda Jaga Sumatera Utara (JAGA Sumut) menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Medan, Fonika Affandi, beserta jajaran dalam menjalankan tugas pembinaan warga binaan.


Perwakilan JAGA Sumut, Alan Pane, menilai bahwa kepemimpinan Kalapas Fonika Affandi bersama Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) RINALDO ADETA NOAH TARIGAN  Telah menunjukkan kinerja yang baik dan patut diapresiasi. Ia menyebut, berbagai program pembinaan yang dijalankan di Lapas Kelas I Medan dinilai mampu memberikan dampak positif bagi warga binaan.


“Kami dari aliansi Barisan Muda Jaga Sumut siap mendukung penuh program Kalapas Kelas I Medan. Kami juga siap pasang badan untuk Lapas dan Rutan Tanjung Gusta,” ujar A. Pane dalam keterangannya.


Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendoakan agar jajaran Lapas Kelas I Medan senantiasa diberikan perlindungan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberhasilan pembinaan di dalam lapas menjadi indikator penting dalam menciptakan warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat.


A. Pane juga menambahkan bahwa Lapas Kelas I Medan saat ini telah banyak melahirkan warga binaan yang memiliki daya saing setelah menyelesaikan masa pidana. Hal ini dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan program pembinaan yang dijalankan.


Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, BMJ Sumut berharap Lapas Kelas I Medan dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih baik ke depan.

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done