BEDAH KASUS

Jumat, 03 April 2026

Langkah Nyata Baznas Rohil: Santunan dan Doa Bersama Warnai Kebersamaan 200 Anak Yatim


Bedah Kasus My.Id| ROHIL 

Suasana penuh khidmat menyelimuti kegiatan doa bersama yang dirangkai dengan penyaluran santunan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rokan Hilir, Kamis sore (2/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Mess Pemerintah Daerah Rohil, Jalan Perwira, Kecamatan Bangko.


Sebanyak 200 anak yatim dan dhuafa hadir dalam kegiatan tersebut, bersama perwakilan pondok pesantren dan panti asuhan. Turut hadir jajaran pimpinan Baznas Rohil, di antaranya Wakil Ketua II Ramli, M.Pd.I, Wakil Ketua III Syafii Jais, Kepala Pelaksana Juhari, S.Sos, SE, Auditor Internal H. Tarmizi, M.T., serta para staf Baznas.


Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Rohil, H. Jefrizal, S.H.I., M.M. Doa dipanjatkan untuk almarhumah Ibu Basariyah, istri Bupati Rokan Hilir, agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT.


Tak hanya itu, para hadirin juga mendoakan Bupati Rokan Hilir menjelang rencana pernikahannya yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (4/4/2026), agar seluruh rangkaian berjalan lancar dan penuh keberkahan.


Dalam sambutannya, H. Jefrizal menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan dhuafa.


“Kegiatan ini bukan sekadar berbagi bantuan, tetapi juga menjadi momen untuk mengetuk pintu langit melalui doa anak-anak yatim. Kita berharap keberkahan senantiasa menyertai daerah ini, sekaligus mendoakan almarhumah Ibu Basariyah dan kelancaran hajat Bapak Bupati,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Baznas Rohil menyalurkan santunan tunai sebesar Rp100 ribu kepada masing-masing penerima. Selain itu, para anak yatim dan santri juga menerima paket sembako yang merupakan bantuan pribadi dari Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam.


Adapun penerima santunan berasal dari sejumlah lembaga, di antaranya Panti Asuhan Albarkah sebanyak 100 orang, Pondok Pesantren Asasiyah 50 orang, Pondok Pesantren Assunnah 27 orang, serta Pondok Pesantren Hamatul Qur’an sebanyak 19 orang.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban para penerima manfaat, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian sosial di Kabupaten Rokan Hilir.


Editor : Redaksi

Kamis, 02 April 2026

Penuh Khidmat, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung Ikuti Ibadah Jumat Agung Secara Daring



Bedah Kasus My Id| Bandar Lampung 

Pemenuhan hak kerohanian bagi warga binaan terus difasilitasi secara optimal oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung. Pada Jumat, 3 April 2026, para warga binaan yang beragama Kristen dan Katolik mengikuti ibadah peringatan Jumat Agung secara daring melalui aplikasi pertemuan Zoom. Kegiatan keagamaan yang dimulai tepat pada pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat ini berjalan dengan penuh suka cita dan kekhusyukan.


Pelaksanaan ibadah kali ini mengangkat tema yang mendalam mengenai salib Kristus sebagai puncak perjalanan hidup dan karya Nya. Kegiatan tersebut diawasi secara langsung oleh staf pembinaan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib sesuai dengan aturan. Rangkaian ibadah diawali dengan pembukaan yang kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film kerohanian tentang Yesus, yang disaksikan dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta ibadah.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #JumatAgung #IbadahDaring #PembinaanKerohanian #HakWargaBinaan #BandarLampung

RPD 2027 Disusun, Disdik Riau Akui 69 Kepsek Masih Plt Jadi Sorotan


Bedah Kasus My.Id| PEKANBARU 

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2027.


Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda Riau, Kamis (2/4/2026), tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan sebagai bagian dari tahapan awal perencanaan program di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak sebelum program ditetapkan secara final.


“Forum ini menjadi wadah untuk menghimpun saran dan masukan dari stakeholder. Nantinya, seluruh program harus selaras dengan visi dan misi Gubernur serta menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya kepada awak media.


Ia menegaskan, pembahasan dalam forum tersebut masih bersifat awal dan belum masuk tahap finalisasi maupun penganggaran.


“Ini untuk perencanaan tahun 2027. Jadi masih tahap awal. Kita masih mengumpulkan berbagai masukan agar program yang disusun benar-benar terintegrasi dan tepat sasaran,” jelasnya.


Sementara itu, terkait pelaksanaan program tahun 2026, Disdik Riau disebut masih menjalankan kegiatan rutin. Hal ini dikarenakan kondisi anggaran, baik dari APBD maupun APBN, masih dinamis dan berpotensi mengalami perubahan.


“Untuk 2026, kita masih fokus pada kegiatan rutinitas karena kondisi anggaran masih sangat mungkin mengalami penyesuaian,” tambahnya.


Erisman juga menekankan bahwa dinamika kebijakan dan anggaran ke depan masih terbuka, sehingga diperlukan kehati-hatian dalam menentukan program prioritas.


Di sisi lain, ia turut menyinggung persoalan belum diangkatnya kepala sekolah definitif di sejumlah satuan pendidikan. Hingga saat ini, terdapat 69 kepala sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).


Menurutnya, proses penataan jabatan kepala sekolah tersebut tengah berjalan dan telah melalui tahapan sesuai regulasi, termasuk mengacu pada Permendikbud Nomor 7 Tahun 2025.


“Untuk kepala sekolah yang masih Plt, itu bagian dari proses yang sedang berjalan dan menjadi perhatian ke depan,” ungkapnya.


Ia menegaskan bahwa penataan jabatan kepala sekolah akan disesuaikan dengan kebutuhan serta ketentuan yang berlaku, termasuk aspek administrasi dan regulasi, akhiri penyampaiannya .


Liputan ST.

Ketua komisi B DPRD Rohil : Tegaskan Evaluasi Kinerja Bukan Pemecatan Karyawan


Bedah Kasus My Id| BAGANSIAPIAPI 

Polemik terkait kabar pembubaran karyawan SPBU milik pemerintah daerah akhirnya mendapat klarifikasi. DPRD Rokan Hilir menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan telah menyesatkan persepsi publik.


Ketua Komisi B, Cindy Rahmadani, SE menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi untuk merumahkan atau memberhentikan tenaga kerja di SPBU yang dikelola oleh PT SPRH.


“Kami hanya mendorong evaluasi secara menyeluruh. Tidak pernah ada rekomendasi pembubaran karyawan SPBU. Narasi itu jelas keliru,” tegasnya, Kamis (2/4).


Ia juga menegaskan, jika ada pihak yang menyebut Komisi B mengeluarkan surat rekomendasi untuk pemberhentian masal karyawan SPBU, maka hal tersebut tidak benar.


“Perlu kami luruskan, tidak ada surat rekomendasi pemberhentian masal dari Komisi B. Selain itu, kami juga tidak memiliki kewenangan untuk memberhentikan karyawan. Jadi informasi itu jelas tidak berdasar,” tegasnya lagi.


Menurutnya, langkah evaluasi tersebut didasari oleh kondisi operasional SPBU dalam dua tahun terakhir yang dinilai belum maksimal. Bahkan, sempat terjadi kelangkaan BBM yang memicu keresahan di tengah masyarakat.


“Evaluasi ini penting agar pelayanan BBM kembali optimal dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, Komisi B juga menyoroti persoalan internal terkait manajemen tenaga kerja. Ditemukan adanya ketidaksesuaian antara jumlah karyawan dengan kebutuhan operasional di lapangan, termasuk indikasi adanya pegawai yang terdata namun tidak aktif bekerja.


“Kami melihat perlu ada penataan ulang. Jumlah tenaga kerja harus sesuai kebutuhan riil, dan manajemen harus lebih profesional serta efektif,” jelasnya.


Melalui evaluasi ini, DPRD berharap pengelolaan SPBU milik daerah dapat lebih transparan, tertata, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di wilayah Bagansiapiapi.


Editor : Redaksi

SPBU Pemda Rohil Kembali Beroperasi, Manager: Alhamdulillah Sudah Lancar


Bedah Kasus My.Id| Bagansiapiapi 

Kabar baik bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan di wilayah Kota Bagansiapiapi. SPBU milik BUMD PT. Sarana Pembangunan Rokan Hilir yang berlokasi di Batu Empat kini kembali beroperasi normal setelah sebelumnya sempat mengalami kendala.


Salah satu karyawan, mengungkapkan bahwa operasional SPBU tersebut telah berjalan kembali seperti biasa dalam beberapa hari terakhir.


"Alhamdulillah, sudah tiga hari ini SPBU kembali beroperasi dengan lancar seperti sedia kala. Pelayanan kepada masyarakat juga sudah kembali normal," ujarnya.


Ia menjelaskan, dengan kembali aktifnya SPBU tersebut, diharapkan kebutuhan bahan bakar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik tanpa hambatan. 


Selain itu, pihak manajemen juga terus berupaya menjaga kualitas pelayanan serta memastikan ketersediaan BBM tetap stabil.


"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketersediaan stok BBM juga terus kami pantau agar tidak terjadi kekosongan," tambahnya.


Kembalinya operasional SPBU ini disambut positif oleh masyarakat sekitar, mengingat keberadaannya sangat vital sebagai salah satu pusat distribusi bahan bakar di kawasan Batu Empat dan sekitarnya.


Dengan kondisi yang sudah kembali normal, masyarakat diimbau untuk tetap tertib saat melakukan pengisian BBM serta mengikuti aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama.


Editor: Redaksi

Pantau Langsung Klinik Passai, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung Pastikan Layanan Paripurna Tanpa Pungutan Siaga Dua Puluh Empat Jam


Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung 

Kesehatan warga binaan merupakan hak dasar yang wajib dipenuhi melalui standar pelayanan medis yang prima. Guna memastikan komitmen tersebut berjalan dengan sempurna, pada Kamis, 2 April, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati, turun langsung memantau kegiatan operasional di Klinik Passai yang berada di dalam area institusi.


Dalam peninjauan pengawasan tersebut, pimpinan institusi memastikan secara mutlak bahwa seluruh pelayanan kesehatan bagi para warga binaan diberikan sesuai dengan standar aturan yang berlaku. Ike Rahmawati memberikan penegasan keras bahwa seluruh akses layanan medis di Klinik Passai seratus persen gratis dan sama sekali tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun.


Klinik Passai yang telah berhasil meraih akreditasi dengan predikat paripurna ini selalu didukung oleh tenaga medis yang profesional. Kepala Lembaga Pemasyarakatan memastikan para dokter dan perawat selalu siaga memberikan penanganan terbaik. Guna mengantisipasi kondisi darurat, jadwal tugas telah diatur secara ketat dengan menempatkan perawat piket yang terbagi dalam beberapa giliran kerja, sehingga layanan kesehatan dipastikan siaga penuh selama 24 jam setiap harinya.


"Klinik Passai kita ini sudah berpredikat paripurna, maka kualitas pelayanannya juga harus selalu paripurna. Saya tegaskan bahwa seluruh layanan kesehatan di sini gratis tanpa ada pungutan apa pun. Dokter dan perawat harus selalu siap melayani dengan hati, dan sistem giliran kerja perawat yang bersiaga penuh selama dua puluh empat jam harus dipastikan berjalan lancar," tegas Ike Rahmawati saat memberikan arahan langsung kepada tenaga medis di lokasi.


Melalui pengawasan melekat yang berkelanjutan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan publik yang bersih dan berintegritas. Kesiapan fasilitas medis serta dedikasi tenaga kesehatan yang tinggi menjadi wujud nyata pemenuhan hak asasi bagi setiap warga binaan.


@pemasyarakatanlampung

@ikerahmawatiofficial

@kemenimipas

@ditjenpas

#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #KlinikPassai #LayananKesehatanParipurna #TanpaPungutan #SiagaKesehatan #HakWargaBinaan #BandarLampung

Rabu, 01 April 2026

Ibadah Ekaristi Kamis Putih sebagai Wujud Pembinaan Iman Warga Binaan Katolik


Bedah Kasus My.Id| Ambon 

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan rohani warga binaan dengan menyelenggarakan Ibadah Ekaristi Kamis Putih, Kamis (02/04/2026). Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Misa Kamis Putih, atau yang dikenal sebagai perayaan “Perjamuan Terakhir” Yesus Kristus bersama para murid-Nya, yang merupakan bagian penting dari rangkaian Pekan Suci umat Katolik. 

Ibadah Ekaristi Kamis Putih di Rutan Ambon dipimpin oleh Uskup Mgr. Seno Ngutra dan diikuti oleh seluruh warga binaan yang beragama Katolik. Perayaan berlangsung dengan penuh khidmat di aula Rutan yang telah disiapkan untuk memastikan suasana ibadah tetap sakral dan aman. Dalam homilinya, Uskup Seno Ngutra menekankan makna mendalam dari perjamuan terakhir, yaitu kerendahan hati, pelayanan kepada sesama, dan kesetiaan dalam iman. Ia mengajak warga binaan untuk meneladani kasih dan pengorbanan Yesus, sekaligus menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai pedoman dalam menjalani masa pembinaan.

Selain sebagai ibadah, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan iman dan penguatan karakter bagi warga binaan. PLT Karutan Ambon, Jefry Persulessy, menyatakan, “Kegiatan keagamaan seperti Ibadah Ekaristi Kamis Putih memiliki peran strategis dalam proses pembinaan. Tidak hanya membantu warga binaan menjalankan hak beragama, tetapi juga membimbing mereka untuk merefleksikan diri, memperkuat semangat perubahan, dan menumbuhkan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan.”

Ibadah Kamis Putih sendiri memiliki simbolisme yang mendalam. Selain memperingati perjamuan terakhir, kegiatan ini juga mengingatkan umat Katolik tentang pembasuhan kaki sebagai tindakan pelayanan dan kerendahan hati. Di Rutan Ambon, simbolisme ini dijelaskan oleh pastor pendamping kepada warga binaan sebagai bagian dari refleksi spiritual yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, meskipun berada di lingkungan pemasyarakatan.

Petugas Rutan yang mendampingi jalannya ibadah memastikan kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap hak beribadah warga binaan. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merasakan suasana ibadah yang bermakna, menumbuhkan ketenangan batin, serta meningkatkan harapan mereka dalam menghadapi proses pembinaan.

Selain misa, kegiatan ini juga menjadi momen untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan moral secara praktis. Warga binaan diajak untuk introspeksi diri, memperkuat komitmen dalam menjalani kehidupan yang lebih baik, serta menumbuhkan sikap saling menghormati antar sesama. Kegiatan ini menekankan bahwa pembinaan rohani tidak kalah penting dengan pembinaan kedisiplinan atau keterampilan, karena karakter yang kuat akan mendukung proses reintegrasi warga binaan ke masyarakat kelak.

Dengan terselenggaranya Ibadah Ekaristi Kamis Putih ini, Rutan Ambon menunjukkan keseriusannya dalam menerapkan pendekatan pembinaan yang holistik: memadukan aspek fisik, mental, dan spiritual. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pembentukan manusia yang lebih baik, bertanggung jawab, dan beriman.

Kehadiran Uskup Mgr. Seno Ngutra, pendamping rohani, petugas Rutan, dan warga binaan dalam ibadah Kamis Putih ini menegaskan pentingnya sinergi antara pembinaan rohani dan pengelolaan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, aman, dan penuh kasih. Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon berharap warga binaan tidak hanya mendapatkan pengalaman ibadah yang mendalam, tetapi juga motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat di masa depan. (C)'"'*

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done