Bupati H. Bistaman: 48 Unit Mesin Penanam Padi Bantuan Presiden Siap Tingkatkan Produktivitas Petani Rohil
Bedah Kasus My.Id| Rokan Hilir
Sektor pertanian di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kembali mendapat dukungan besar dari pemerintah pusat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil secara resmi menerima bantuan 48 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) jenis Rice Transplanter atau mesin penanam padi untuk mendukung penuh program Optimasi Lahan (Oplah).
Bantuan tersebut merupakan perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Pertanian RI sebagai langkah strategis dalam mempercepat mekanisasi pertanian serta meningkatkan produktivitas pangan nasional, khususnya di wilayah lumbung padi Rokan Hilir.
Bupati Rohil H. Bistaman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat atas bantuan yang dinilai sangat bermanfaat bagi para petani di daerah tersebut.
Menurutnya, bantuan 48 unit mesin penanam padi ini hadir pada waktu yang tepat untuk membantu petani meningkatkan efisiensi kerja di sawah sekaligus menekan biaya produksi pertanian.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi para petani kita. Dengan teknologi Rice Transplanter, kita ingin mengubah wajah pertanian di Rokan Hilir menjadi lebih modern, efisien, dan mampu memberikan hasil maksimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Bistaman, Sabtu (14/3/2026).
Ia juga menekankan pentingnya perawatan alat agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi kelompok tani.
Guna memastikan bantuan ini segera dirasakan manfaatnya oleh petani, seluruh unit Alsintan tersebut dijadwalkan akan didistribusikan langsung kepada kelompok tani di wilayah prioritas sebelum Hari Raya Idulfitri.
Adapun rincian distribusi 48 unit Rice Transplanter program Oplah tersebut adalah sebagai berikut:
•Kecamatan Bangko : 16 Unit
•Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam : 10 Unit
•Kecamatan Rimba Melintang : 10 Unit
•Kecamatan Pekaitan : 8 Unit
•Kecamatan Sinaboi : 4 Unit
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir juga berkomitmen untuk terus mengawal pemanfaatan alat tersebut agar tepat sasaran.
Melalui pengawasan para pendamping pertanian di lapangan, diharapkan proses tanam padi menjadi lebih cepat, hemat tenaga, dan mampu meningkatkan produksi beras, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan di Negeri Seribu Kubah.
Editor : Redaksi






