Bedah Kasus My Id| BINJAI
Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hanura Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Binjai menetapkan Abdul Khadafi Pane sebagai ketua DPC secara aklamasi. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus dirangkai dengan agenda buka puasa bersama serta santunan kepada anak yatim dan kaum duafa.
Muscab yang dipimpin oleh panitia pelaksana Alan Pane ini dihadiri oleh kader partai, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan penting, di antaranya Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat Provinsi Riau El Adrian Shah, Ketua Hanura Kabupaten Langkat Abd Rasyidin Pane, serta perwakilan Laskar Muda Hanura dan Brigade Hanura Provinsi Sumatera Utara.
Penetapan ketua secara aklamasi ini mencerminkan soliditas internal partai dalam menentukan arah kepemimpinan ke depan di Kota Binjai.
Dalam sambutannya, Abdul Khadafi Pane menyampaikan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi partai serta meningkatkan perolehan kursi di legislatif. Ia menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) di lima kecamatan di Kota Binjai dapat menyumbang minimal satu kursi.
“Kami menargetkan satu dapil satu kursi di lima kecamatan. Ini menjadi fokus utama kami ke depan melalui penguatan struktur dan kerja nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain agenda utama pemilihan ketua, kegiatan juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian sebanyak 500 paket santunan kepada anak yatim dan kaum duafa. Santunan tersebut menjadi bentuk kepedulian Partai Hanura terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Sementara itu, Ketua Panitia Alan Pane menyebut bahwa pelaksanaan Muscab yang dirangkai dengan kegiatan sosial merupakan bagian dari upaya menghadirkan politik yang lebih humanis dan dekat dengan rakyat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kegiatan politik tidak hanya sebatas agenda internal, tetapi juga harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan, yang semakin mempererat hubungan antar kader dan masyarakat yang hadir.
