GPPMR & GERMASI Pertanyakan Transparansi Dana Sapi Rp2,5 Miliar, BAZNAS Rohil Terancam Dilaporkan ke Kejari - BEDAH KASUS

Minggu, 27 Juli 2025

GPPMR & GERMASI Pertanyakan Transparansi Dana Sapi Rp2,5 Miliar, BAZNAS Rohil Terancam Dilaporkan ke Kejari


Bedah kasus My.Id|ROKAN HILIR –
Lembaga Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hilir kembali menuai sorotan tajam. Gerakan Pemuda Peduli Marwah Rohil (GPPMR) bersama Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (GERMASI) mempertanyakan penggunaan dana pengadaan bantuan sapi senilai Rp2,5 miliar yang dinilai tidak transparan dan diduga disalurkan secara tertutup tanpa publikasi terbuka kepada masyarakat.


Program bantuan tersebut sebelumnya disebut dialokasikan untuk pengadaan dan distribusi 300 ekor sapi bagi masyarakat miskin (mustahik) di seluruh wilayah Rokan Hilir. Namun hingga saat ini, publik disebut tidak pernah mendapatkan informasi resmi mengenai kelompok penerima, alur distribusi, maupun bentuk pelaporannya.


Menurut GPPMR, ada indikasi kuat bahwa bantuan tidak disalurkan secara terbuka, bahkan tidak ada dokumentasi resmi atau publikasi seperti lazimnya program sosial dari dana zakat.


Selain itu, hasil penelusuran lapangan menemukan lima poin kejanggalan:


1. Bantuan Tidak Tepat Sasaran

Sapi bantuan diduga jatuh ke pihak yang bukan mustahik.


2. Dugaan Kolusi dengan Pihak Ketiga

BAZNAS Rohil ditengarai bekerja sama dengan pihak swasta dan donatur yang justru ikut menikmati bantuan.


3. Minim Transparansi dan Informasi Publik

Proses pengadaan dan distribusi sapi berlangsung tertutup, tanpa pengumuman resmi kepada masyarakat maupun media.


4. Manipulasi Kelompok Penerima

Kelompok ternak penerima bantuan diduga direkayasa dengan intervensi oknum dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ).


5. Oknum Pengurus Diduga Kuasai Bantuan

Dari setiap 10 ekor sapi yang dibagikan per kelompok, dua ekor disebut dikuasai oleh oknum pengurus BAZNAS.


GPPMR menegaskan bahwa mereka akan segera melaporkan temuan ini ke Kejaksaan Negeri Rokan Hilir untuk dilakukan penyelidikan dan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana zakat tersebut.


> "Kami menuntut kejelasan. Dana zakat bukan untuk dikelola sembunyi-sembunyi. Rakyat berhak tahu ke mana dan untuk siapa bantuan ini disalurkan," tegas ketua GPPMR.


Hingga berita ini diturunkan, BAZNAS Rohil belum memberikan klarifikasi atau pernyataan resmi atas pertanyaan dan temuan tersebut.


(Redaksi)

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done