Gudang Penimbunan BBM Oplosan Terungkap di Perhentian Raja, BPH Migas Diminta Turun Tangan! - BEDAH KASUS

Selasa, 10 Februari 2026

Gudang Penimbunan BBM Oplosan Terungkap di Perhentian Raja, BPH Migas Diminta Turun Tangan!


Bedah kasus My.Id| Kampar, Riau 

Masyarakat sekitar lokasi Gunung Penimbunan BBM oplosan di Kecamatan Perhentian Raja melaporkan adanya aktivitas mencurigakan di gudang tersebut. Berdasarkan laporan masyarakat, terdapat mobil coldisel warna kuning yang sedang melakukan bongkar minyak yang diambil dari SPBU sekitar. Selain itu, juga terdapat mobil tengki warna biru putih yang sedang melakukan pembongkaran minyak di gudang tersebut pada malam hari, namun nomor polisinya tidak terbaca karena foto diambil pada malam hari.


Masyarakat sekitar juga menyebutkan bahwa gudang penimbunan BBM oplosan tersebut dikelola oleh oknum TNI AU yang menjabat sebagai Kopral dengan nama S.


"Kami meminta BPH Migas untuk segera turun tangan dan melakukan investigasi atas dugaan praktik ilegal ini. Masyarakat sekitar sangat khawatir dengan adanya aktivitas mencurigakan ini," ujar Nando Saputra Gulo, Pimpinan Redaksi Basmi Nusantara com.


Berita ini belum dapat kami konfirmasi, namun Tim kami akan segera melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, termasuk Kopral S, BPH Migas, dan Polsek Kecamatan Perhentian Raja. Pihak Polsek Kecamatan Perhentian Raja belum dapat dihubungi untuk konfirmasi. Kami meminta pihak Polsek Kecamatan Perhentian Raja untuk segera melakukan koordinasi dan investigasi terkait adanya dugaan penimbunan BBM bersubsidi di gudang tersebut.


Laporan dengan nomor NO: 14.284.606 ini telah dikirim ke Pertamina Pusat pada Rabu (4/2/2026) dengan disertai video hasil liputan di lapangan dan foto sebagai bukti.


Foto-foto Aktivitas Mencurigakan di Gudang Penimbunan BBM Oplosan


1. Mobil coldisel warna kuning sedang melakukan bongkar minyak di gudang penimbunan BBM oplosan.

2. Mobil tengki warna biru putih sedang melakukan pembongkaran minyak di gudang penimbunan BBM oplosan pada malam hari (nomor polisi tidak terbaca).


Dalam rangka menjaga keamanan dan kerahasiaan sumber, kami tidak akan menyebutkan nama atau identitas sumber yang memberikan informasi terkait dugaan praktik ilegal di gudang penimbunan BBM oplosan ini, atas permintaan sumber sendiri. Kami menghargai kepercayaan sumber dan akan menjaga kerahasiaannya sesuai dengan kode etik jurnalisme.


Pihak yang terkait dengan berita ini dapat menghubungi kami untuk klarifikasi dan memberikan pernyataan. Kami membuka ruang untuk klarifikasi dan akan memperbarui berita ini jika ada informasi tambahan. (Tim)

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done