Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung
Langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan terus digencarkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung. Pada Rabu (28/01), Kepala Lapas (Kalapas) Ike Rahmawati memimpin langsung seluruh jajaran pejabat struktural dan staf untuk kembali melakukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib).
Kegiatan ini mengusung semangat "Tegas namun Humanis". Di bawah komando Kalapas, tim bergerak menyisir blok hunian untuk memeriksa kelaikan sarana dan prasarana (Sarpras) pengamanan secara mendetail.
Fokus pemeriksaan meliputi kondisi fisik gembok dan engsel pintu, kekokohan tralis besi, hingga memastikan fasilitas layanan komunikasi Wartelsuspas (Warung Telepon Khusus Pemasyarakatan) berfungsi dengan baik dan sesuai aturan. Pengecekan ini vital untuk memastikan tidak ada kerusakan infrastruktur yang bisa menjadi celah pelarian atau gangguan lainnya.
Di sela-sela pemeriksaan fisik yang ketat, Kalapas memberikan instruksi penting kepada jajarannya. Ia menekankan bahwa pengamanan tidak hanya soal benda mati, tapi juga soal manusia.
"Lakukan pemeriksaan area secara detail, jangan ada yang terlewat. Namun ingat, tetap gunakan pendekatan humanis. Dengarkan aspirasi warga binaan, sapa mereka. Seringkali potensi gangguan bisa kita redam lebih awal jika kita mau mendengar keluh kesah mereka," tegas Kalapas kepada tim.
Langkah deteksi dini yang komprehensif ini, memadukan ketelitian pemeriksaan sarpras dan pendekatan persuasif kepada warga binaan—diharapkan mampu menciptakan lingkungan Lapas Kelas I Bandar Lampung yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga kondusif bagi proses pembinaan.
@pemasyarakatanlampung @ikerahmawatiofficial @kemenimipas #lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #DeteksiDini #SidakHumanis #CekSarpras #Wartelsuspas #KamtibPasti #BandarLampung
