Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung
Pasca operasi gabungan bersama TNI-Polri pada malam sebelumnya tidak membuat kewaspadaan jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung mengendur. Justru sebaliknya, pada Rabu (21/01), kegiatan deteksi dini kembali digencarkan.
Kepala Lapas (Kalapas) Ike Rahmawati perintahkan langsung jajarannya untuk kembali menyisir area blok hunian dan lingkungan sekitar Lapas. Langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif dan stabil pasca "bersih-bersih" besar-besaran semalam.
Dalam arahannya, Ike Rahmawati menegaskan filosofi penting bagi seorang petugas Pemasyarakatan, yakni kewaspadaan tanpa jeda. Menurutnya, gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) bisa muncul kapan saja jika petugas lengah, meskipun baru saja dilakukan penindakan.
"Meski semalam kita baru saja selesai razia besar, bukan berarti hari ini kita bisa santai atau leyeh-leyeh. Ingat, pengamanan itu tidak kenal kata istirahat. Deteksi dini harus tetap jalan, kontrol keliling harus tetap konsisten. Kita pastikan sisa-sisa potensi gangguan benar-benar nol," tegas Ike Rahmawati.
Penyisiran pagi oleh pejabat struktural dan tim Satopspatnal difokuskan pada pengecekan kondisi fisik bangunan, gembok, kebersihan, serta pemantauan aktivitas warga binaan yang mulai beraktivitas kembali. Konsistensi tinggi yang ditunjukkan Kalapas dan jajarannya ini menjadi jaminan bahwa Lapas Kelas I Bandar Lampung serius dalam mempertahankan predikat aman dan tertib setiap saat.
@pemasyarakatanlampung @ikerahmawatiofficial @kemenimipas #lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #Konsistensi #DeteksiDini #WaspadaJanganJangan #KamtibPasti #BandarLampung
