Bedah Kasus My.Id| Bandar Lampung – Jumat pagi (30/01)
menjadi momen penting bagi pembinaan mental dan kedisiplinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung. Kepala Lapas (Kalapas) Ike Rahmawati memimpin langsung apel khusus bagi Tenaga Pendamping (Tamping) di lapangan upacara.
Dalam arahannya yang tegas, Kalapas mengingatkan bahwa menjadi Tamping bukanlah sekadar status pekerja, melainkan sebuah amanah besar. Mereka adalah orang-orang terpilih yang dinilai memiliki kelakuan baik dan dapat dipercaya untuk membantu operasional Lapas.
"Kalian adalah warga binaan yang terpilih dan terpercaya. Ingat, jangan khianati kepercayaan yang sudah diberikan petugas. Jadilah role model yang baik bagi seluruh warga binaan lainnya di sini. Tunjukkan bahwa kalian mampu disiplin, jujur, dan bertanggung jawab," tegas Kalapas di hadapan barisan Tamping.
Momen tersebut semakin sakral dengan pembacaan ikrar Catur Dharma Narapidana. Secara serentak, para Tamping mengucapkan janji setia untuk mematuhi tata tertib, menjaga keamanan, dan bersungguh-sungguh dalam memperbaiki diri.
Pengucapan janji ini menjadi simbol pengikat komitmen mereka untuk menjadi teladan nyata. Kalapas berharap, dengan menempatkan Tamping sebagai role model, atmosfer positif dan semangat perubahan perilaku dapat menular ke seluruh penghuni Lapas.
@pemasyarakatanlampung
@ikerahmawatiofficial
@kemenimipas
#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #RoleModel #ApelTamping #CaturDharma #IntegritasWBP #BandarLampung
