Jalan Kecamatan Diduga Gagal Konstruksi, APH Diminta Tinjau Ulang Proyek Pemeliharaan - BEDAH KASUS

Rabu, 03 September 2025

Jalan Kecamatan Diduga Gagal Konstruksi, APH Diminta Tinjau Ulang Proyek Pemeliharaan


Bedah Kasus| ROKAN HILIR,
– Sorotan publik kembali tertuju pada proyek pemeliharaan jalan di Kabupaten Rokan Hilir yang diduga bermasalah dan berujung pada kecelakaan lalu lintas. Sejumlah pihak mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk meninjau ulang proses pekerjaan yang dianggap tidak sesuai standar.


Dalam penelusuran di lapangan, kondisi jalan yang baru diperbaiki justru membahayakan pengendara. Bahkan, Berapa minggu yang lalu seorang siswi SMKN 1 Bangko mengalami kecelakaan serius hingga pecah pada bagian kepala nya akibat jalan yang dikerjakan secara tergesa-gesa.


Saat dikonfirmasi awak media, Khairudin, Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Rokan Hilir, mengungkapkan fakta mengejutkan. Ia mengaku bahwa pekerjaan jalan tersebut dilakukan secara kilat karena adanya kunjungan pejabat tinggi.


> “Jalan itu memang dipaksa untuk diperbaiki karena Kapolda dan Gubernur Riau akan berkunjung ke Rohil. Kami diperintahkan oleh pimpinan agar pekerjaan harus selesai dalam satu hari,” ujar Khairudin, Rabu 3/9/2025


Pernyataan ini memantik pertanyaan besar: apakah kepentingan seremonial pejabat lebih penting daripada keselamatan masyarakat?


Hanya demi kejar target sehari, jalan yang seharusnya menjadi akses vital masyarakat justru berubah menjadi jebakan maut. Padahal, sesuai aturan, setiap proyek pemeliharaan jalan wajib mengikuti standar konstruksi yang terukur dan mengutamakan keamanan pengguna jalan.


Kini publik menuntut APH untuk bergerak cepat. Dugaan kegagalan konstruksi yang menelan korban jiwa ini tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa pertanggungjawaban. Jika terbukti ada unsur kesengajaan dan kelalaian, maka pihak terkait harus dimintai pertanggungjawaban hukum.


Masyarakat berharap, kasus ini menjadi pelajaran penting agar proyek pembangunan tidak lagi dikerjakan asal jadi, apalagi hanya demi menyambut pejabat yang berkunjung. Keselamatan rakyat seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar formalitas.


Editor : Redaksi

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done