Bedah kasus My.Id|Rokan Hilir - Dunia kesenian di Kabupaten Rokan Hilir tengah bersiap menyambut era baru. Sosok muda penuh semangat, Hakim Syafrudin, resmi mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian Daerah (DKD) Rokan Hilir periode 2025–2030.
Di usia 30 tahun, Hakim membawa cita-cita besar bertajuk “Indahnya Kesenian Secara Kebersamaan.” Visi ini diyakini mampu memberikan warna baru bagi perkembangan kesenian Rohil agar lebih terarah, relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus tetap berakar pada budaya lokal.
Hakim sendiri bukanlah nama asing bagi pelaku seni Rohil. Ia dikenal sebagai seniman yang tumbuh dari akar rumput, memulai perjalanan dengan alat musik sederhana, lalu mendalami filosofi seni bersama para penggiat budaya senior. Dari pengalaman itu, ia meyakini bahwa seni adalah ruang inklusif yang harus merangkul semua pihak.
> “Seni itu perangkulan. Perangkulan itu keberanian. Keberanian untuk merangkul aku, kamu, dan kita semua,” ujar Hakim Syafrudin dalam pernyataan niat baiknya.
Dukungan Komunitas Seni
Dukungan terhadap Hakim mulai berdatangan dari berbagai komunitas seni di Rokan Hilir. Banyak yang melihat Hakim sebagai figur muda yang mampu menjembatani kebutuhan seniman dengan kebijakan yang berpihak pada pengembangan kesenian daerah.
“Semangatnya yang tak pernah usang, jiwa terbukanya, itulah harapan baru bagi kami para pelaku seni,” ungkap salah satu seniman lokal.
Misi Besar: DKD Sebagai Rumah Bersama
Hakim mengusung misi besar menjadikan DKD Rohil sebagai “Rumah” bagi seluruh pelaku seni. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara kepengurusan DKD dengan seniman dan kelompok seni, demi memastikan keberlangsungan serta arah kesenian di kabupaten tersebut.
Ia juga bercita-cita menjadikan DKD sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Dengan begitu, keberadaan DKD tidak hanya sebatas simbol, tetapi menjadi wadah resmi yang bisa membawa kebanggaan bagi Rohil di bidang kesenian.
“Komitmen saya bukan hanya sekadar ajang pertunjukan atau perebutan jabatan. Saya membawa mimpi besar, bagaimana kesenian Rohil bisa berdiri sejajar dengan daerah lain, bahkan menjadi kebanggaan masyarakat,” tegas Hakim.
Harapan Baru untuk Rohil
Dengan latar belakang kuat, semangat kolaboratif, serta dukungan komunitas, Hakim Syafrudin dinilai tidak hanya sekadar mencalonkan diri. Ia datang membawa harapan, keberanian, dan semangat perubahan yang diyakini mampu membawa kesenian Rohil ke arah yang lebih maju.(ZAD)
