Bedah kasus My.Id|Bagansiapiapi – Kepala Kantor Pos Cabang Bagansiapiapi, Sarbaini, dengan tegas membantah tudingan adanya pungutan liar (pungli) dalam proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pihaknya menjalankan proses sesuai prosedur dan tidak pernah memotong dana bantuan sepeser pun.
“Saya tegaskan, tidak ada pemotongan dalam penyaluran BSU. 1 rupiah pun kami tidak ambil. Justru kami aktif membantu masyarakat untuk memastikan siapa yang menerima dan siapa yang belum menerima bantuan,” ujar Sarbaini kepada awak media, minggu (6/7/2025).
Pernyataan ini disampaikan Sarbaini menanggapi unggahan akun Facebook bernama Chodijah Purnama Sari Siregar yang menyebutkan adanya dugaan pungli oleh Kantor Pos Cabang Bagansiapiapi.
Menurut Sarbaini, tudingan tersebut tidak berdasar dan dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang tidak memahami mekanisme pencairan dana di lingkungan kantor pos.
“Tudingan dari akun tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan tidak memahami teknis kerja kami. Masyarakat jangan mudah percaya pada postingan yang menjelekkan Kantor Pos Cabang Bagansiapiapi, apalagi tanpa bukti dan informasi resmi,” tegasnya.
Sarbaini juga memastikan bahwa proses penyaluran BSU di Kantor Pos dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan yang berlaku. Masyarakat dipersilakan datang langsung untuk mengambil dana bantuan tanpa dipungut biaya apa pun.
“Kami sangat terbuka. Silakan datang langsung ke kantor pos. Jika ada masyarakat yang ingin mengecek apakah mereka termasuk penerima, kami siap melayani dengan baik,” ujarnya.
Imbauan untuk Bijak di Media Sosial
Sarbaini mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama di media sosial.
“Kami minta masyarakat untuk tidak langsung percaya terhadap informasi yang menyudutkan kami tanpa konfirmasi. Jika ada pertanyaan atau keluhan, kami terbuka dan siap melayani langsung di kantor,” pungkasnya.
