Rutan Ambon Fasilitasi Aspirasi Warga Binaan Lewat Kotak Saran di Tiap Blok - BEDAH KASUS

Selasa, 21 April 2026

Rutan Ambon Fasilitasi Aspirasi Warga Binaan Lewat Kotak Saran di Tiap Blok


Bedah kasus My.Id| Ambon 

Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta membangun komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon menghadirkan kotak saran dan pengaduan di setiap blok hunian warga binaan, Rabu (04/22/2026).

Inovasi ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong keterbukaan serta memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun keluhan secara langsung. Dengan adanya fasilitas tersebut, diharapkan tercipta hubungan yang lebih harmonis antara petugas dan warga binaan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan bahwa penyediaan kotak saran ini merupakan bentuk komitmen nyata jajaran Rutan Ambon dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.

“Melalui kotak saran ini, kami ingin memastikan bahwa setiap suara warga binaan dapat didengar. Ini menjadi sarana evaluasi bagi kami dalam memperbaiki pelayanan, baik dari sisi pembinaan, keamanan, maupun pemenuhan hak-hak warga binaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kotak saran ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau oleh seluruh warga binaan di masing-masing blok hunian. Penempatan ini dilakukan secara merata agar tidak ada hambatan bagi warga binaan dalam menyampaikan aspirasinya. Selain itu, sistem pengelolaan kotak saran juga dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Setiap kotak saran akan dibuka secara berkala oleh petugas yang telah ditunjuk. Seluruh masukan yang masuk akan dicatat, diklasifikasikan, dan ditindaklanjuti sesuai dengan tingkat urgensi serta jenis permasalahan yang disampaikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak ada pembatasan dalam penyampaian aspirasi selama masih dalam koridor yang wajar dan konstruktif. Hal ini penting untuk membangun budaya komunikasi dua arah yang sehat di dalam lingkungan rutan.

Di sisi lain, kehadiran kotak saran ini juga mendapatkan respons positif dari warga binaan. Salah satu warga binaan berinisial H.F mengaku merasa lebih dihargai dengan adanya fasilitas tersebut.

“Kami merasa punya ruang untuk menyampaikan apa yang kami rasakan. Kadang ada hal-hal yang ingin disampaikan tapi tidak selalu bisa diungkapkan secara langsung. Dengan kotak saran ini, kami jadi lebih berani menyampaikan pendapat,” ungkapnya.

H.F juga berharap agar setiap aspirasi yang disampaikan benar-benar dapat ditindaklanjuti oleh pihak rutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh warga binaan.

“Harapan kami, setiap masukan yang kami berikan bisa diperhatikan dan ditindaklanjuti. Dengan begitu, kami juga merasa dilibatkan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik di dalam rutan,” tambahnya.

Program ini diharapkan mampu memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Selain itu, inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembinaan yang lebih humanis dan berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia.

Dengan adanya kotak saran di setiap blok hunian, Rutan Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang adaptif, responsif, serta berkelanjutan. Ke depan, berbagai masukan dari warga binaan akan menjadi dasar penting dalam merumuskan kebijakan dan langkah strategis guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang semakin baik. (C)••

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done