Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di spbu 14.293.134 milik oknum anggota dewan lancar beroperasi jual kepada mafia pelangsir, Petugas SPBU Tertangkap Mengisi Jerigen di Lokasi.ada apa dengan kinerja Kapolres inhu yang baru. - BEDAH KASUS

Rabu, 04 Februari 2026

Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di spbu 14.293.134 milik oknum anggota dewan lancar beroperasi jual kepada mafia pelangsir, Petugas SPBU Tertangkap Mengisi Jerigen di Lokasi.ada apa dengan kinerja Kapolres inhu yang baru.



Bedah Kasus My.Id| INDRAGIRI HULU, RIAU
 

Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali mencuat ke permukaan. Fakta di lapangan menunjukkan seorang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) diduga melakukan pengisian BBM bersubsidi ke dalam jerigen, praktik yang secara tegas dilarang oleh peraturan.


Peristiwa tersebut terekam pada Selasa, 3 Februari 2026, sekitar pukul 09.44 WIB, di salah satu SPBU yang berlokasi di Jalan Ring Road, Kelurahan Kampung Dagang, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.


Dalam dokumentasi yang diperoleh, terlihat jelas petugas SPBU melakukan pengisian BBM ke dalam jerigen, sementara di lokasi juga tampak kendaraan lain yang diduga menunggu giliran. Praktik ini kuat diduga sebagai bagian dari penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, yang sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat kecil dan pengguna yang berhak.


Padahal, sesuai dengan ketentuan BPH Migas dan Pertamina, pengisian BBM bersubsidi ke dalam jerigen hanya dapat dilakukan dengan rekomendasi resmi dari instansi terkait dan untuk kepentingan tertentu, seperti nelayan, petani, atau keadaan darurat—bukan dilakukan secara bebas di SPBU.


Aktivitas tersebut menimbulkan tanda tanya besar dan memicu kemarahan publik, karena praktik semacam ini berpotensi merugikan negara serta menghilangkan hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan BBM bersubsidi.


Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, BPH Migas, serta Pertamina untuk segera turun tangan, melakukan pemeriksaan, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat tanpa pandang bulu.


Jika dibiarkan, praktik ini dikhawatirkan akan terus berulang dan menjadi celah permainan mafia BBM bersubsidi di lapangan.


Penegakan hukum yang tegas dan transparan dinilai mutlak diperlukan agar subsidi negara benar-benar tepat sasaran, bukan justru disalahgunakan untuk kepentingan segelintir pihak.


Editor : Redaksi

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done