Ngopi Bareng Media, Kalapas Bagansiapiapi Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi - BEDAH KASUS

Jumat, 06 Februari 2026

Ngopi Bareng Media, Kalapas Bagansiapiapi Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi


Bedah Kasus My.Id| BAGANSIAPIAPI
 

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi membuka akhir pekan dengan nuansa keakraban melalui kegiatan Coffee Morning bersama insan pers, Sabtu pagi (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara jajaran Lapas dan awak media yang selama ini aktif mengawal dinamika informasi di Kabupaten Rokan Hilir.


Mengusung tema “Mewujudkan Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat”, pertemuan yang digelar di lingkungan Lapas tersebut berlangsung santai namun sarat makna. Cangkir kopi dan obrolan hangat menjadi jembatan untuk mempererat sinergi, membangun kepercayaan, serta menyamakan persepsi antara institusi pemasyarakatan dan dunia pers.


Suasana semakin istimewa dengan kehadiran Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., tokoh pers senior Riau yang dikenal luas sebagai instruktur jurnalistik dan penulis produktif, yang akrab disapa “Guru Jurnalistik”. Dalam pemaparannya, Wahyudi menekankan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan melalui integritas dan kepatuhan pada etika.


“Kebebasan pers memang dijamin Undang-Undang, namun kebebasan itu harus berjalan seiring dengan Kode Etik Jurnalistik. Di sanalah letak tanggung jawab moral seorang wartawan,” tegas Wahyudi di hadapan para jurnalis yang hadir.


Ia juga menyinggung sejarah besar Bagansiapiapi sebagai salah satu daerah penghasil ikan terbesar dunia, yang menurutnya menyimpan banyak potensi positif untuk terus diangkat melalui pemberitaan yang berimbang dan membangun.


Sementara itu, Kalapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa Coffee Morning ini digagas sebagai langkah awal mempererat silaturahmi dan membuka ruang komunikasi yang lebih cair dengan awak media.


“Prinsip saya sederhana, tak kenal maka tak sayang. Inilah momen pertama saya duduk bersama rekan-rekan media dalam suasana santai seperti ini. Saya berharap, ke depan komunikasi kita semakin terbuka dan konstruktif,” ujar Agus Imam.


Ia menegaskan bahwa Lapas Bagansiapiapi berkomitmen untuk tidak menutup diri terhadap kritik dan masukan. Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana yang ada, pihaknya tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


“Kami sangat terbuka terhadap saran, bahkan kritik sekalipun. Kami sadar, dalam menjalankan tugas tentu masih ada kekurangan. Justru di situlah peran media sebagai mitra strategis,” ungkapnya dengan lugas.


Dalam kesempatan tersebut, Kalapas juga menyampaikan kabar positif terkait upaya peningkatan infrastruktur. Saat ini, Lapas Bagansiapiapi tengah memacu proses pembangunan gedung baru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan.


“Mohon doa dan dukungannya. Insya Allah pembangunan gedung baru dapat terealisasi pada bulan Mei mendatang. Dengan fasilitas yang lebih memadai, kami optimistis pelayanan kepada masyarakat Rokan Hilir bisa semakin optimal,” harapnya.


Kegiatan Coffee Morning ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi foto bersama. Kehadiran dan antusiasme awak media menjadi penanda bahwa sinergitas antara Lapas Bagansiapiapi dan insan pers terus terjaga, berjalan beriringan demi transparansi, pelayanan publik yang lebih baik, serta kemajuan daerah.


Editor : Redaksi

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done