Ketua PGRI Riau Kecam Dugaan Tekanan terhadap Kepala Sekolah, Tegaskan Siap Dampingi - BEDAH KASUS

Rabu, 25 Februari 2026

Ketua PGRI Riau Kecam Dugaan Tekanan terhadap Kepala Sekolah, Tegaskan Siap Dampingi


Bedah kasus My.Id| PEKANBARU 

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, Adolf Bastian, menyoroti adanya dugaan tindakan intimidasi terhadap kepala SMA dan SMK di Kabupaten Kampar oleh oknum yang mengatasnamakan LSM dan media.


Hal ini disampaikan Prof. Dr. Adolf Bastian, M.Pd kepada awak media melalui sambungan telepon selulernya, Rabu (25/2/2026).


Menurutnya, informasi yang diterima PGRI menyebutkan adanya modus pengiriman surat konfirmasi kepada pihak sekolah. Namun, apabila surat tersebut tidak ditanggapi, isu tetap dimuat dalam pemberitaan. Sebaliknya, jika terjadi mediasi, pemberitaan tersebut disebut-sebut diturunkan (take down).


“Jika praktik seperti ini benar terjadi, tentu sangat kita sesalkan. Pengawasan terhadap penggunaan anggaran pendidikan adalah hak publik dan dijamin undang-undang, tetapi harus dilakukan secara profesional, beretika, dan tidak disertai tekanan,” tegasnya.


Ia menegaskan bahwa kepala sekolah tidak perlu merasa takut selama pengelolaan anggaran, termasuk dana BOS, dilakukan sesuai aturan dan prinsip transparansi.


Ketua PGRI Riau juga mengimbau kepada seluruh kepala SMA dan SMK, khususnya di Kabupaten Kampar, agar tidak ragu melaporkan apabila mengalami tekanan atau intimidasi.


“Silakan membuat laporan jika ada dugaan intimidasi. PGRI siap memberikan pendampingan. Kami memiliki Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Riau untuk membela guru dan kepala sekolah,” ujarnya.


Di sisi lain, PGRI Riau menegaskan tetap menghormati keberadaan LSM dan media sebagai bagian dari kontrol sosial dalam sistem demokrasi. Kritik, konfirmasi, dan pemberitaan merupakan hak yang dijamin regulasi, sepanjang dilakukan sesuai kode etik dan prinsip profesionalisme.


“Kami menghargai kerja-kerja jurnalistik dan advokasi yang benar. Jika ada pihak LSM atau media yang merasa keberatan atau memiliki klarifikasi atas isu ini, tentu terbuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi sesuai mekanisme yang berlaku,” tambahnya.


Sebagai organisasi profesi, PGRI menekankan bahwa dunia pendidikan tidak boleh menjadi ruang yang dipenuhi tekanan atau polemik yang berlarut. Kepala sekolah dan guru membutuhkan situasi kerja yang aman dan kondusif agar fokus pada peningkatan mutu pendidikan.


PGRI berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan dialog terbuka dan transparan, serta menjunjung hukum dan etika demi menjaga marwah pendidikan dan kepercayaan publik terhadap institusi sekolah, khususnya di Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau secara umum.

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done