Salurkan Solar Subsidi ke Mobil Modifikasi, SPBU 14.295.698 lebih mementingkan menjual solar subsidi ke pelangsir dari pada masyarakat ada apa dengan BPH Migas dan Polres? Patut Diusut SPBU Tersebut! - BEDAH KASUS

Rabu, 09 Juli 2025

Salurkan Solar Subsidi ke Mobil Modifikasi, SPBU 14.295.698 lebih mementingkan menjual solar subsidi ke pelangsir dari pada masyarakat ada apa dengan BPH Migas dan Polres? Patut Diusut SPBU Tersebut!


Bedah kasus My.Id|Kuantan Singingi
– Malam mulai larut, namun aktivitas mencurigakan justru terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Tepatnya di SPBU 14.295.698 yang berlokasi di Pesikaian, Kecamatan Cerenti, tampak beberapa unit truk tangki modifikasi mengantre untuk mengisi BBM bersubsidi jenis solar, sebagaimana terlihat dalam dokumentasi yang tercatat pada Rabu malam, 9 Juli 2025 pukul 22:59 WIB.


Kuat dugaan, BBM jenis solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi kalangan nelayan, petani, serta usaha kecil dan transportasi umum, justru dialihkan ke kendaraan yang tidak berhak. Modus yang digunakan diduga dengan tangki modifikasi berkapasitas besar yang berpotensi digunakan untuk penimbunan atau distribusi ilegal.


Tindakan tersebut bukan hanya melukai rasa keadilan sosial, tetapi juga masuk dalam ranah tindak pidana. Berdasarkan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dijelaskan:


> “Setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak yang disubsidi Pemerintah dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling banyak Rp60.000.000.000 (enam puluh miliar rupiah).”


Masyarakat mendesak Polres Kuansing, Polda Riau, dan BPH Migas untuk segera mengusut praktik kotor yang terjadi di SPBU tersebut. Jika terbukti, pengelola SPBU maupun pihak yang terlibat harus diproses hukum tanpa pandang bulu.


Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa praktik serupa bukan kali pertama terjadi, namun selama ini nyaris luput dari pengawasan.


> “Solar subsidi makin langka, tapi antrian mobil tangki modifikasi di SPBU jalan terus tiap malam. Ini permainan siapa?” ungkapnya geram.


Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU 14.295.698 maupun dari aparat penegak hukum setempat.(RED)

Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done