Bedah kasus My.Id|Bagansiapiapi – Kepala Kantor Pos Cabang Bagansiapiapi, Sarbaini, memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pemotongan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang sempat mencuat di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (6/7/2025), Sarbaini membantah tudingan bahwa pihaknya melakukan pemotongan dana BSU yang seharusnya diterima penuh oleh masyarakat.
"Kami dari Kantor Pos Bagansiapiapi belum melakukan proses pencairan dana BSU secara menyeluruh. Pada hari sabtu dan minggu kami melakukan pengecekan data untuk mengetahui siapa saja yang menerima bantuan BSU ," ujar Sarbaini.
Namun, Sarbaini pada hari Jumat, 4 Juli 2025, ada pencairan kepada 90 orang penerima bantuan. Ia memastikan bahwa pencairan dilakukan secara utuh, tanpa potongan sedikit pun.
"Memang benar pada hari Jumat, tanggal 4 Juli kemarin, ada pencairan kepada 90 orang. Dana yang diberikan sebesar Rp600 ribu per orang dan disalurkan utuh. Tidak ada pemotongan sama sekali. Kami di Kantor Pos tertib aturan dan tidak ada praktik pungutan liar," tegasnya.
Sarbaini menambahkan, seluruh proses penyaluran BSU akan mengikuti arahan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Ia juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk diawasi dan dimintai klarifikasi jika ada laporan resmi dari masyarakat.
"Kami bekerja sesuai SOP dan arahan pusat. Kalau ada masyarakat yang merasa dirugikan, silakan laporkan secara resmi. Kami siap bantu untuk menelusuri dan mengecek kebenarannya," tambahnya.
"Kami juga terbuka terhadap pengawasan dari siapa pun. Jika ada yang dianggap menyimpang, kami akan tindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku," tutupnya.
(ZAD)
