Bedah kasus My.Id |Rokan Hilir – 19 juni 2025
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2025/2026, keresahan mulai dirasakan para orang tua siswa di Kabupaten Rokan Hilir. Biaya pendaftaran sekolah, seragam, sepatu, tas, dan perlengkapan belajar lainnya dirasa semakin membebani, terutama bagi masyarakat dengan penghasilan rendah.
Salah satu warga, Izul (31), seorang buruh tani di pedesaan Rokan Hilir, mengungkapkan keluhannya. Menurutnya, janji-janji kampanye yang pernah disuarakan pasangan Bupati dan Wakil Bupati tentang program seragam sekolah gratis sangat dinanti masyarakat kecil.
“Semoga janji kampanye itu benar-benar ditepati. Kalau seragam sekolah bisa gratis, itu sangat membantu kami yang penghasilannya pas-pasan,” ujar Izul saat ditemui di kebunnya.
Program seragam sekolah gratis memang sempat menjadi sorotan dalam masa kampanye Pilkada lalu. Pasangan kepala daerah terpilih saat itu menjanjikan perhatian khusus pada sektor pendidikan, terutama untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.
Tokoh agama setempat, Ucok Martex, juga menyuarakan hal serupa. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah hak dasar setiap anak, dan pemerintah wajib hadir untuk memastikan tidak ada satu pun anak yang terhalang mengenyam pendidikan hanya karena persoalan biaya.
“Pendidikan itu hak semua anak. Jangan sampai ada yang putus sekolah hanya karena tidak punya seragam atau perlengkapan sekolah,” tegasnya.
Keluhan juga datang dari Dewi (38), seorang ibu rumah tangga yang juga merupakan janda dengan dua anak di Dusun Pematang Padang. Dengan penghasilan seadanya dari pekerjaan serabutan, Dewi mengaku kebingungan memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya.
“Alangkah baiknya kalau janji Bupati Rohil bapak H.BISTAMAM dan Wakil Bupati JHONY CHARLES saat kampanye dulu tentang seragam sekolah gratis itu bisa segera diwujudkan,” ucap Dewi dengan mata berkaca-kaca.
Ia berharap, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap kondisi masyarakat bawah yang kini sedang berjuang menyambut tahun ajaran baru dengan penuh keterbatasan.
Kini, masyarakat Rokan Hilir menanti langkah nyata dari pemerintah daerah. Realisasi program seragam sekolah gratis tak hanya akan menjadi bukti komitmen kepala daerah terhadap pendidikan, tetapi juga menjadi angin segar bagi ribuan keluarga yang saat ini dihantui persoalan ekonomi.
(Redaksi)
