Bedah kasus My.Id|ROKAN HILIR – Dunia pendidikan kembali tercoreng. Kepala Sekolah SMAN 1 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, menjadi sorotan tajam usai beredarnya foto siswi SMA N 1 Bangko yang terpaksa menunaikan ibadah salat di dalam ruang kelas. Foto tersebut diambil sebelum libur semester dan telah menyebar luas di kalangan siswa serta alumni sekolah.Senin 14/7/25
Yang menjadi sorotan, SMAN 1 Bangko sebenarnya memiliki fasilitas mushola. Namun, tempat ibadah tersebut tidak bisa digunakan karena sedang dalam proses rehabilitasi. Ironisnya, hingga saat ini bangunan mushola itu hanya menyisakan tiang-tiang beton yang tak selesai. Padahal, diketahui bahwa sekolah tersebut menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) lebih dari Rp1 miliar setiap tahunnya.
> “Dana BOS miliaran, tapi mushola tempat ibadah malah terbengkalai. Ini keterlaluan. Anak-anak sampai harus salat di dalam kelas. Di mana tanggung jawab pihak sekolah?” kata salah seorang alumni, Senin (14/7).
Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran. Alumni dan masyarakat mendesak agar Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Inspektorat melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana BOS di SMAN 1 Bangko.
> “Kalau memang terbukti ada penyelewengan, kepala sekolah harus dicopot dan diproses hukum. Dunia pendidikan bukan tempat bermain-main dengan uang negara,” ujar alumni lainnya dengan nada tegas.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Bangko pun telah dilakukan oleh media melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan memilih bungkam dan tidak memberikan tanggapan apa pun.
Sikap diam ini justru semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dalam pengelolaan anggaran sekolah, terutama terkait proyek mushola yang mangkrak.(ZAD)
